oleh

Fasilitas Kereta Api Sembrani Dirasa Tidak Hargai Penyumbang Terbesar Kas Negara

Leaderboard_720x120

Semarang, Suaramerdeka.id – Salah satu sumber utama pemasukan Kas Negara melalui cukai yang setiap tahun mencapai triliunan rupiah adalah cukai rokok. Selama 10 tahun terakhir penerimaan Negara dari cukai rokok semakin meningkat. Pada tahun 2016 total penerimaan Negara dari cukai rokok mencapai Rp.145,53 triliun.

Pasca tahun 2012, muncul aturan tentang larangan merokok di ruang publik, larangan tersebut juga diterapkan oleh PT. KAI disemua perjalanan kereta api. Para perokok sebagai penyumbang terbesar kas Negara tidak lagi diperbolehkan untuk merokok di dalam kereta, satu-satunya kesempatan yang bisa dimanfaatkan oleh perokok adalah pada saat kereta berhenti di stasiun tertentu. Itu pun dengan durasi waktu yang sangat terbatas.

Baca Juga :  GMKI: Negara Lalai Melindungi Hak Setiap Warga Negara

Diko salah seorang penumpang kereta api Sembrani Eks 6, jurusan Jakarta -Surabaya Mengaku sangat kecewa dengan kebijakan PT. KAI yang dianggap membuat kebijakan yang sangat tidak populis dan tidak manusiawi terhadap para penyumbang terbesar kas Negara.

“Saya sangat kecewa atas kebijakan PT. KAI yang tidak memberikan tempat khusus bagi para perokok, ini adalah kebijakan yang sangat tidak populis dan juga tidak manusiawi bagi para perokok seperti saya”, uangkap Diko saat diwawancarai, minggu (26/08/2018) dini hari.

“Mestinya ada satu gerbong yang dibuat khusus untuk para perokok, karena perjalanan kereta ini kan panjang waktunya. Saya dari Jakarta s/d Lamongan saja waktunya 9 jam”, lanjut Diko.

Baca Juga :  Selamat Jalan Sahabat Terbaikku Matrawi Alwi SH

“Selain itu, ada yang lebih tidak manusiawi lagi dalam kebijakan KAI ini, jika penumpang ketahuan merokok dikereta, maka penumpang tersebut akan diturunkan paksa oleh petugas. Itukan kebijakan yang sangat bar-bar dan tidak manusiawi”, masak mereka (perokok) ini kan penyumbang kas Negara terbesar, tapi mereka diperlakukan seperti penjahat”, pungkas Diko.

Sedangkan kondektur Kereta Api Sembrani Eks 6, jurusan Jakarta – Surabaya. Menolak untuk diwawancarai dan menyarankan menghubungi humas PT. KAI.(Amin).

Leaderboard_720x120
Loading...

Baca Juga