oleh

BP3 Banyuwangi Lolos Verifikasi Kemenristek Dikti Menjadi Akademi Peberbangan Indobesia.

Leaderboard_720x120

Banyuwangi, Suaramerdeka.id – Bumi Blimbingsari di Ujung Timur Pulau Jawa tempat kampus Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbang (BP3), mulai struktur kompeten dan warga Banyuwangi menjadi berbangga hati. Pasalnya, Sekolah pilot Banyuwangi, Sabtu (25/8/2018) lolos verifikasi Tim Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek Dikti) ini kedepan menjadi Akademi Penerbang Indonesia.

Verifikasi ini dalam rangka peningkatan status menjadi Akademi Penerbangan Indonesia. Tim evaluasi dipimpin oleh Ditjen Kelembagaan Iptek dan Dikti Patdono Suwignjo.

“Kedatangan tim evaluator ini untuk melakukan verifikasi terkait usulan perubahan BP3 Banyuwangi, menjadi akademi sesuai dengan permintaan Kemenhub. Setelah dievaluasi, Kemenristek Dikti menyatakan setuju dan merekomendasikan pendirian Akademi Penerbang Indinesia,” ujar Patdono.

Tim melakukan verifikasi aspek pendukung pendirian akademi. Mereka itu di antaranya legalitas, dosen, kurikulum, sarana dan prasarana, tata keloladan legal formal institusi dari Kemenhub.

Baca Juga :  Kesbangpol Papua Barat Gelar Sosialisasi Kursi DPRD Otsus

Sesuai rencana, ada dua program studi yang akan mengisi akademi tersebut, antara lain Program studi Penerbang Sayap Tetap dan Program Studi Operasi Pesawat Udara.

“Mulai dosen, sarana prasarana sudah memenuhi persyaratan. Kurikulum pendidikan penerbang juga sudah standar Internasional,” ujar Tjitjik Srie Tjahyandari, salah satu tim evaluator dari Kemenristek Dikti menambahkan.

Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Udara Sri Lestari Rahayu mengatakan, perubahan ini akan menjadikan sekolah penerbangan ini menjadi lebih profesional.

Karena kedepan persaingan sekolah tinggi akan lebih sengit lagi. Diharapkan, lulusan sekolah ini akan semakin bisa sejajar dengan perguruan tinggi lain.

“Mudah-mudahan sekolah ini akan lebih dikenal. Sementara saat ini taruna hanya usulan dari beberapa daerah seperti Papua dan Jatim. Saya fikir nanti masyarakat umum bisa dari hati mendaftar pendidikan yang bisa menjadi pilot dan masih teknisi penerbangan lainnya,” tandas Sri Lestari.

Baca Juga :  PPWI Riau Bersama Zayu Lovers Club Siap Meriahkan Peringatan 90 Tahun Sumpah Pemuda

Secara terpisah, Afen Sena, Kepala BP3 Banyuwangi, dikonfirmasi Suara Merdeka.id, membenarkan kedatangan Tim Verifikasi Tim Kemenristek Dikti ke sekolah yang dipimpinnya. “Kami siap dan akan naik status menjadi Akademi Penerbangan Indonesia,” Ucap Afen, sapaan akrab Afen Sena.

“Lanjut Afen,sesuai rencana dan rekomendasi Kemendikti, kedepan nanti ada dua prodi di BP3 Banyuwangi. Dengan semangat, tekad dan kerja keras, kita siap menjadi lebih baik lagi,” Tegas putra kelahiran Banyuwangi 1978. (Muhibut).

Leaderboard_720x120
Loading...

Baca Juga