oleh

Pelaku Curat di Bekuk Sat Reskrim Banyuwangi

Leaderboard_720x120

Banyuwangi, Suaramerdeka.id – R. Mashudi Imron Khanif Hamzah alias Raden (36th) , warga Jl. K.H. Wahid Hasyim Gg. IX/93 Rt 03 Rw IV Desa Kepatihan Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember. Di bekuk Satuan Reskrim Polres Banyuwangi, diduga pesialis pencurian dalam rumah

Raden diamankan oleh petugas yang diduga sebagai pelaku pencurian dengan pemberatan di rumah milik Sukamat (53th) warga Dusun Kampungbaru Rt 01 Rw VII Desa Jajag Kecamatan Gambiran Kabupaten Banyuwangi, pada 13 juni 2018 sekitar pukul 03.00 WIB.

Dalam keterangannya Kasat Reskrim Polres Banyuwangi AKP Panji Pratistha Wijaya, SH, S.I.K., menjelaskan kronologi kejadian

“saat itu Sukamat menaruh uang hasil jagal sapi Rp. 40.000.000,- di dalam lemari kamarnya, kemudian korban kembali berjualan daging sapi di samping rumah, setelah selesai berjualan kemudian korban kembali ke rumahnya dan langsung kaget karena melihat kamar berantakan acak-acakan, pintu lemari berisi uang tunai serta Handphone (HP) milik korban sudah hilang (dalam keadaan terbuka terdapat bekas congkelan) & terdapat plastik serta tali tampar yang digunakan Pelaku untuk masuk ke dalam rumah, ” Terang AKP. Pratistha Wijaya. SH. SIK.

Baca Juga :  Banyuwangi Heboh, Bendera Merah Putih Bertuliskan "P Joko" Berkibar

Dari laporan tersebut selanjutnya petugas melakukan penyelidikan tentang informasi keberadaan barang bukti milik Sukamat, selanjutnya dilakukan penyelidikan serta penangkapan terhadap Saiful di daerah Ajung Jember dan dengan BB berupa Hp samsung J5 Black milik Sukamat di dapat dari Jual Beli di daerah Kampus Ratu Cell, dan dilanjutkan penangkapan kembali terhadap Dedi di dalam counter area kampus

Dari hasil interogasi di dapat dalam melakukan aksinya Raden di bantu oleh kedua temanya, Raden dalam kejadian ini sebagai eksekutor.

“Dalam melakukan aksinya, tersangka dibantu oleh Merio alias Mio yang berperan Sebagai Pemantau Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan Andre alias Iyus yang Peran sebagai Jarum Sketsa Gambaran TKP. Keduanya saat ini masuk dalam Daftar Perncairan Orang (DPO)”, Ungkap Panji. (Muhibut).

Leaderboard_720x120
Loading...

Baca Juga