oleh

Dewi Rosi Pratiwi, Wanita Kelahiran Banyuwangi Ini Bangga Jadi Kowad

SUARAMERDEKA.ID – Serda (K) Dewi Rosi Pratiwi bertugas di MaKodim 0825/Banyuwangi tidak pernah menyangka bisa menjadi seorang prajurit TNI Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad).  Menjadi pelindung rakyat adalah cita-citanya sejak kecil.

Wanita asli Kelahiran Bumi Blambangan, Banyuwangi telah menjalani profesi sebagai prajurit Kowad sejak tahun 2016. Dewi dinyatakan lulus dari Pusat Pendidikan Korps Wanita Angkatan Darat (Pusdik Kowad) pada 3 Februari 2016.

Sejak itu dara yang akrab di panggil Dewi langsung mendapatkan kepercayaan untuk bergabung di Pusat Kowad yang mempunyai semboyan Bukan Mawar Penghias Taman Tetapi Melati Pagar Bangsa.

Putri semata wayang pasangan dari Prawoto dan Kusminah ini tak mengira bisa lulus test seleksi. Saat itu, ia sedang menampuh pendidikan di salah satu universitas di daerah Malang jurusan bahasa Inggris

Baca Juga :  Rahmat Himran: Ombudsman Heran, Baru Pertama Ini Sengketa Yayasan Bisa Dipidana

“Terpaksa saya cuti kuliah dan rencana akan saya teruskan sambil bekerja,” kata Dewi di rumahnya, Kamis (10/10/2019).

Cita-citanya menjadi seorang tentara semenjak kecil membuat Dewi enjoy dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara. Ia mengaku keinginannya yang kuat untuk melindungi rakyat karena motivasi yang iadapat dari pamannya yang juga seorang tentara.

“Bangga sekali saya bisa jadi tentara dan bisa mewujudkan cita-cita saya ingin melindungi rakyat,” kata Dewi Rosi Pratiwi lagi.

Meski sehari-hari disibukkan dengan tugas dan bekerja sebagai abdi negara, namun ia masih bisa menyempatkan diri berkumpul dengan keluarga saat waktu libur. Bahkan Dewi juga masih bisa menyisihkan waktunya untuk hobinya berolahraga dan renang untuk menjaga stamina.

Baca Juga :  40 Hari Almarhum Tosari, Keluarga Minta Keadilan

Ditanya pengalaman saat menempuh pendidikan, Dewi mengatakan banyak pelajaran yang didapat, diantaranya kepribadian dan kedisiplinan.

“Tadinya saya pemalu dan manja. Sekarang saya benar-benar bisa mandiri,” kata Dewi Rosi Pratiwi.

Kedua orang tuanya yang berprofesi sebagai petani juga tadinya tidak menyangka anaknya bisa lulus ikut test seleksi angkatan darat. Karena Dewi sehari-hari dikenal sebagai anak yang manja dan pemalu.

“Berkat kegigihan dan semangatnya, alhamdulilallah anak saya diterima dan lulus menjadi anggota TNI angkatan darat,” kata Prawoto. (BUT)

Loading...

Baca Juga