oleh

Hakim Tangguhkan Penahanan Robby SH

SUARAMERDEKA.ID – Pimpinan KSU Arta Srikandi, Robby Sulistiyono Handoko yang menjadi terdakwa dugaan penggelapan uang nasabah, ditangguhkan penahanan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi, Kamis (17/10/2019).

Sidangan berlangsung di ruang Cakra, Ketua Majelis Hakim Saiful Arif, S.H., M.H., mengatakan, persidangan tetap dilanjutkan, meski demikian terdakwa Robby ditangguhkan penahanannya. Kebijakan tersebut diambil setelah mengetahui adanya putusan pailit KSU Arta Srikandi oleh Pengadilan Niaga Surabaya No.7/Pdt.SUS-PKPU/2019/PN. NIAGA/SBY pada (23/5/2019) lalu.

“Melalui musyawarah majelis hakim terdakwa, sidang tetap dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi-saksi dan korban, sedangkan Robby kita tangguhkan penahanannya,” kata Ketua Majelis Hakim

Hakim Tangguhkan Penahanan Robby SH
Ketua LSM KPJ Laskar Putih, M. Yunus Wahyudi

Lanjut Ketua Majelis Hakim, nantinya saksi-saksi lain bisa dihadirkan kembali. Supaya peradilan ini bisa memberikan keadilan bagi semuanya.” tambah Saiful Arif. SH. MH.

Baca Juga :  Gedung DPRD Banyuwangi Ricuh Saat Rapat Kerja Soal Tambang Emas

“Sidang akan kita lanjutkan hari Senin (21/10/2019) besok, untuk mendengarkan keterangan saksi dari Jaksa Penuntut Umum,” terangnya.

Sementara pihak pelapor, Win Pratignyo menolak saat dimintai keterangan terkait penangguhan penahanan terdakwa Robby.

“maaf – maaf saya g bisa kasi keterangan..maaf no coment ,” kata Wignyo, ditemui di PN Banyuwangi.

Menangapi keputusan hakim tersebut, Ketua LSM KPJ Laskar Putih, M.Yunus Wahyudi memberikan warning agar persidangan berjalan sesuai koridor hukum dan meminta hakim tidak terpengaruh dengan tekanan – tekanan dari pihak pelapor.

“Saya mengikuti sidang dari awal, dan hari ini agenda sidang adalah putusan, kenapa bisa berubah. Jangan sampai majelis hakim terpengaruh dengan tekanan tekanan dari pihak pelapor,” ucap Yunus.

Baca Juga :  Azis Syamsuddin Bantah Tudingan Ketua Komisi III Soal RDP Kasus Djoko Tjandra

Sebagai aktifis, Yunus berharap penegakan hukum di Banyuwangi bisa berjalan sesuai aturan yang berlaku dan tidak memandang siapapun. Orang kaya, pejabat ataupun rakyat, semua sama di depan hukum. (BUT)

Loading...

Baca Juga