oleh

Forum API Nyatakan Perangi Berbagai Ideologi

SUARAMERDEKA.ID – Forum Alumni Perguruan Tinggi Indonesia (Forum API) menyatakan sikap terkait ideologi – ideologi yang bertentangan dengan Pancasila. Organisasi yang bersekretariat di Duren Sawit, Jakarta tersebut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyerukan semangat Pancasila serta menolak segala bentuk ideologi lain. Seperti Islamophobia, Radikalisme, Komunisme, Sekularisme, Liberalisme, dan Kapitalisme.

Disampaikan Ketua Umum Forum API Akhmad Syarbini dalam penyataannya, Senin (28/10/2019) di Jakarta. Ia menyesalkan adanya stigma negatif yang dilakukan oleh kaum Islamophobia. Menurutnya, stigma ini untuk mendiskreditkan agama Islam dengan berbagai dalih yang berdampak memecah belah Ukhuwah Islamiyah di antara sesama umat Islam. Juga untuk merusak toleransi beragama sesama anak bangsa yang berlainan agama (Ukhuwah Wathoniah).

Baca Juga :  Bupati Kotabaru Pimpin Upacara Proklamasi Ke 74 di Siring Laut
“Mendukung Pemerintah Republik Indonesia dalam memerangi Radikalisme secara adil dan tegas terhadap semua penganut agama yang melakukan tindakan radikalisme. Tanpa memandang suku, agama dan ras (keturunan-red). Radikalisme yang kami tolak adalah Radikalisme dengan segala bentuknya yang bertantangan dengan Pancasila. Seperti Radikalisme Ekonomi, Radikalisme Toleransi Kebablasan, Radikalisme Politik dan lain-lain,” kata Ketua Umum Forum API.

Ia juga meminta pemerintah dengan tegas melarang dan membubarkan segala kegiatan yang dilakukan oleh pengikut Komunisme (PKI) dengan membawa atribut organisasi ini. Alasannya, organisasi ini secara resmi dilarang oleh Undang-undang Negara Republik Indonesia.

Secara tegas Forum API juga menolak sekulerisme yang memisahkan antara agama dengan bidang-bidang kehidupan lainnya. Pasalnya, hal ini telah terbukti membuat Bangsa Indonesia yang selama ini dikenal sebagai bangsa yang berakhlak mulia berubah menjadi bangsa yang kurang beradab.

Baca Juga :  Ade R: Narkoba Dalam Rutan dan Lapas Disebut Barang Kordi

“Menolak adanya Liberalisme dalam segala bidang kehidupan berbangsa ini. Karena akibat Liberalisme tersebut membuat bangsa kita menjadi bangsa yang terpuruk, baik secara ekonomi, sosial dan budaya. Terlebih lagi dengan adanya infiltrasi budaya asing yang merusak nilai-nilai budaya Bangsa Indonesia,” tuturnya.

Ditambahkan Akhmad Syarbini, Forum API juga menolak adanya Kapitalisme dalam perekonomian Indonesia. Karena telah merusak sendi-sendi perekonomian rakyat akibat penguasaan ekonomi hanya oleh segelintir orang.

“Kapitalisme ini telah menimbulkan ketimpangan sosial dan bertentangan dengan amanah Pasal 33 UUD 1945,” tutupnya. (RGS)

Loading...

Baca Juga