oleh

Koperasi Kawe Senggaup Mining Mediasi Perdamaian Adat Suku Dani dan Suku Lani

SUARAMERDEKA.ID – Koperasi Kawe Senggaup Mining memediasi proses Perdamaian Adat Suku Dani dan Suku Lani dilaksanakan pada pukul 09:00 WIT di lokasi penambangan emas, Mining Satu wilayah Koroway Kampung Kawe Kabupaten Pegunungan Bintang Papua, Selasa (17/12/2019).

Prosesi perdamaian adat ini tidak melibatkan TNI, Polri dan unsur Muspida. Melainkan prosesi perdamaian adat dimediasi oleh Koperasi Kawe Senggaup Mining. Hadir Ketua LMA Wambon Kenon Kayak Keringgerey dan Kepala Bamuskam Kawe Yeri Tangmo. Dalam prosesi Perdamaian Adat ini, dilakukan bakar batu atau disebut Barapen.

Ketua Koperasi Kawe Senggaup Mining Yusuf Penyo, S.IP dan juga selaku Tuan Dusun menjelaskan bahwa Koroway adalah wilayah yang terisolir di tanah Papua hingga saat ini. Akses transportasi satu-satunya melalui sungai Kawe dengan jarak tempuh satu hari perjalanan.

Baca Juga :  Mulanya Getah Getih, Bangkai Bus TransJakarta Naik ke Permukaan

“Maka itu saya ingin mengajak saudara saudara penambang untuk menjaga kedamaian dan kenyamanan di wilayah Koroway. Agar insiden yang kemarin terjadi di lokasi penambangan emas tidak boleh terulang kembali,” kata Yusuf Penyo kepada suaramerdeka.id, di lokasi, Jumat (20/12/2019).

Koperasi Kawe Senggaup Mining Mediasi Perdamaian Adat Suku Dani dan Suku Lani
Ketua Koperasi Kawe Senggaup Mining Yusuf Penyo, S.IP (kaos merah) dan Sekretaris Koperasi Kawe Senggaup Mining Mesak Dombon (topi biru)

Yusuf menambahkan bahwa yang membawa kitab suci Injil masuk di wilayah Koroway adalah Suku Lani. Jika Suku Lani membuat gerakan tambahan, maka kesaksian itu akan menjadi tidak baik. Sebab Koroway adalah tempat Pelayanan Hamba Tuhan. Oleh sebab itu, Suku Lani harus menjaga nama baik di wilayah Koroway.

“Saya berikan lokasi penambangan emas ini untuk kesejahteraan kelangsungan hidup penambang. Agar penambang dapat hidup baik. Serta menyekolahkan anak-anak hingga ke jenjang perguruan tinggi,” tutur Ketua Koperasi Kawe Senggaup Mining.

Sekretaris Koperasi Kawe Senggaup Mining Mesak Dombon mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga perdamaian, keamanan dan kenyamanan di lokasi penambangan emas. Hal ini agar semua penambang bisa bekerja secara berkelanjutan demi anak istri.

Baca Juga :  Mungkinkah Papua Merasa Bukan Bagian dari Indonesia?

“Kita harus menjaga bersama-sama kepercayaan Pemerintah kepada kami selaku Koperasi. Dan apabila masih ada masalah di lokasi penambangan emas, maka Pemerintah menganggap lokasi penambangan emas masih bermasalah. Sehingga penambangan emas akan ditutup oleh Pemerintah. Mari kita menggali kesejahteraan masa depan anak cuci kita,” tutup Mesak. (OSB)

Loading...

Baca Juga