oleh

Seminar Temu Padangkang Wajo 2020 Hadirkan Coach Internasional

SUARAMERDEKA.ID – Acara Temu Padangkang Wajo 2020 dengan mengambil tema “Saatnya naik kelas”. Dikemas dalam seminar kewirausahaan, acara ini diharapkan dapat memacu dan membangkitkan semangat generasi muda untuk menjadi wirausahawan.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat memberi dan merangsang inovasi dan kreativitas bagi pemerintah serta OPD nya dan tim percepatan keuangan. Untuk berkarya tanpa harus tergantung pada APBD. Intinya, bertindak tepat untuk melawan kemiskinan dan menurunkan pengangguran.

Seminar dan temu Padangkang ini dilaksanakan di ruang pola Pemda Kabupaten Wajo Sulawesi Selatan, Minggu (12/1/2020). Bertindak sebagai narasumber, Coach Suryadin Laoddang, Coach Asbar Andaya, Coach Iqbal Faiz, Choach H. Ambo Ampa, Coach Iwan Susanto dan Coach Internasional Coach Dr. Imam El Fahmi. Sekitar 1200 peserta dari wirausahawanhadir dalam acara ini.

Dalam laporan Abd. Rahim, S.STP yang merupakan panitia pelaksana menyatakan bahwa Temu Padangkang Wajo tahun 2020 diinisiasi oleh pengusaha pengusaha sukses yang berdarah Wajo, yang sukses di tanah rantau serta para pengusaha sukses lainnya. Kegiatan ini merupakan kerjasama Pemerintah Kabupaten Wajo dengan pengusaha-pengusaha lokal.

Kegiatan ini disambut baik oleh Bupati Wajo, Wakil Bupati Wajo. Keduanya mengaku serius mengembangkan kewirausahaan di Kabupaten Wajo.

Baca Juga :  Persiapkan SDM Unggul Sejak Dini Melalui Peningkatan Mutu Pendidikan

“Diharapkan Kegiatan ini dapat memacu dan membangkitkan semangat generasi muda. Untuk menjadi seorang pengusaha. Dan diharapkan kepada pemerintah Kabupaten Wajo untuk mendukung kegiatan ini,” jelas mereka.

Bupati Wajo Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada para coach dan para tamu undangan di kota Sengkang. Iaberharap kehadiran pengusaha-pengusaha sukses nasional dapat memberikan spirit. Diharapkan pula dapat mentransfer ilmu untuk masyarakat Wajo utamanya calon interpreneur di Wajo.

Dijelaskan pula, Pemda Wajo sangat menggaungkan program ini dan menjadi salah satu misi yang digenjot untuk menggerakkan roda perekonomian.

“Dengan berbagai upaya untuk menggerakkan roda perekonomian kita. Yaitu program dengan target sampai 2024 akan mencetak 10.000 enterpreneur. Tentu ini butuh dukungan dari seluruh stakeholder. Jika hanya mengharapkan APBD, maka tentu kita tidak akan mampu mencapai 10.000 enterpreneur,” tegasnya.

Bupati Wajo juga menyampaikan terima kasih yang tinggi kepada coach internasional serta coach nasional yang hadir. Ia meyakini kedatangan mereka akan membagi semangat merubah mental merubah mindset generasi muda sehingga menjadi generasi entrepreneur.

Baca Juga :  Bupati Kapuas: Perangkat Daerah Harus Kompak dan Bekerja Sama
“Padangkang adalah bahasa Bugis yang artinya pedagang. Saat peperangan di Tosora dan kita kalah perang. Maka pada saat itu banyak orang-orang Wajo yang keluar daerah untuk merantau ke Kalimantan, Papua, Jawa, Singapura, Malaysia sampai Brunei. Berkat usaha dan kegigihannya, mereka menjadi orang-orang besar di sana. Sebagai pedagang yang berhasil menjadi entrepreneur,” ungkap Bupati Wajo.

Menurut Bupati, kalau bicara enterpreneur, dari dulu orang Wajo itu memang jiwanya jiwa padangkang atau bisnisman. Karenanya, Pemda Wajo mensupport penuh kegiatan ini dan mengajak OPD serta Camat untuk mengawal dengan serius.

“Saya berharap kepada Bapak Sekda sebagai ketua tim percepatan akses keuangan, saya juga berharap kepada OPD untuk memiliki inovasi dan kreativitas, jangan berpikir APBD. Jangan berpikir nanti bergerak kalau ada anggaran, tapi bagaimana kita menjadi fasilitator, bagaimana menjemput dan memberi fasilitas yang meringankan kepada dunia usaha,” ungkap Bupati Wajo. (FAR)

Loading...

Baca Juga