oleh

Ingin Curhat ke Gubernur, Warga Pancer Banyuwangi Kayuh Sepeda Onthel ke Surabaya

SUARAMERDEKA.ID – Setelah mengayuh sepeda onthel selama 3 hari, sejumlah Warga Pancer Desa Sumberagung Kecamatan Pesanggaran Kabupaten Banyuwangi akhirnya tiba di Surabaya, Senin (17/2/2020) sekitar pukul 20.00 WIB. Rombongan goweser ini ingin bertemu dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta Ijin Usaha Penambangan (IUP) PT PT. Bumi Suksesindo (BSI) dan PT. Damai Suksesindo (DSI).

Warga Pancer ini menggayuh sepeda onthel dari kampung pada hari Sabtu (15/2/2020). Selama perjalanan, mereka sempat beristirahat di beberapa tempat. Diantaranya Ponpes AL Asri kota Jember, Kantor Kecamatan Kedungjajang kabupaten Lumajang pada malam berikutnya. Selama hampir tiga hari tiga malam, akhirnya rombongan aksi kayuh sepedah onthel ini sampai di Kota Pahlawan Surabaya.

Sunan, salah satu peserta kayuh sepeda onthel mengatakan, rombongan berhasil memasuki Surabaya dengan selamat tepat pukul 20.00 WIB.

“Jam 8 malam tadi (senin-red) kita nyampek kota Surabaya. Alhamdulillah tidak ada halangan yang berarti selama di perjalanan. Hanya beberapa kali kita di terpa hujan yang cukup deras,” kata Sunan melalui saluran ponselnya, Selasa (18/2/2020)pagi.

Baca Juga :  Genesa dan DPC BPAN LAI Banyuwangi Bentuk Agen penyelamat Aset Negara
Ingin Curhat ke Gubernur, Warga Pancer Banyuwangi Kayuh Sepeda Onthel ke Surabaya
Rombongan saat beristirahat di beberapa tempat

Rencananya, rombongan ini akan bertemu Gubernur Jawa Timur untuk menuntut dicabutnya IUP PT. BSI dan PT DSI. Kedua perusahaan tersebut adalah anak perusahaan PT Merdeka Cooper Gold (MGC). Ia menjelaskan, aksi kayuh sepeda onthel ini dilakukan karena mereka merasa resah dengan keberadaan dua perusahaan tersebut yang melakukan penambangan emas di daerahnya. Pihak Pemerintah Daerah Banyuwangi mengaku tidak bisa berbuat apa-apa karena anak perusahaan PT MGC memiliki IUP.

“Besok rencananya kita akan langsung ketemu dengan bu Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur. Soal waktu ketemunya jam berapa, masih nunggu konfirmasi dari beliau,”  tambahnya.

Lanjut Sunan, selain bertemu Gubernur, selama di Surabaya mereka juga juga akan mendatangi beberapa pihak terkait untuk menyampaikan uneg-uneg dan tuntutan mereka. Ia berharap usaha mereka di Surabaya menghasilkan hasil positif atas tuntutan yang mereka bawa dari kampungnya.

Baca Juga :  Direktur RSUD Blambangan: Dokter Aspal ADW Akui Palsukan Dokumen

“Sebelum pulang nanti kita juga akan mampir kebeberapa pihak terkait lainnya. Agar dalam aksi kita kali ini tidak sia-sia,” pungkasnya tanpa menyebutkan lebih lanjut pihak lain yang akan temui selama di Surabaya. (BUT)

Loading...

Baca Juga