oleh

Ananda: Bawaslu Harus Mengawasi Dari Oknum Serta Lembaga Politik

SUARAMERDEKA – Perempuan Milenial Indonesia (Permisi) menggelar aksi simpatik di depan kantor Bawaslu RI, Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (12/09/2018) siang.

Ananda (Koordinator Nasional) aksi Kami menolak Ibu “emak-emak” kami mobilisasi dan keterlibatan politik praktis pada pemilu Pilpres 2019, sehingga meninggalkan tugas utama dan mulia.

Tambah Ananda,” Dimana kita ketahui bersama bahwa dalam dunia perpolitikan, Etika yang baik sangatlah diperlukan. Perlunya kita memberikan edukasi politik pada kelompok Ibu”emak-emak untuk lebih bisa mengetahui konten politik sebelum mengambil keputusan politik,” saat berorasi didepan kantor Bawaslu, Jakarta Pusat.

Menurut PERMISI, Jokowi tidak harus mundur dari jabatannya karena dalam peraturan Undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang pemilu disebutkan presiden tidak harus cuti dan mundur dari jabatannya.

Baca Juga :  Pemilu 2019, Pilpres Tercurang: Hanya Pada Rezim Jokowi TPS Bisa Menghilang

PERMISI menuju ke kantor Bawaslu dengan berjalan long march dari Silang Monas. Menuju kantor Bawaslu sambil membentangkan spanduk yang antara lain. “Biarkan Emak-emak Menjadi Bangsa,” selain itu,” Sandi Uno stop PHP Emak-emak, Oke Oce Apa Kabar DP Nol”.

Sekitar 150 personil gabungan dari Polda Metro Jaya, Kepolisian Resort Metro Jakarta Pusat, dan Kepolisian Sektor Menteng. Dikerahkan untuk mengamankan aksi tersebut, dan beberapa diantaranya Polwan dari Polda Metro Jaya.(DDR/NVD)

Loading...

Baca Juga