oleh

IJTI Papua Barat: Jurnalis Jaga Kesehatan Dalam Tugas Liputan Virus Corona

SUARAMERDEKA.ID – Pengurus Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia Provinsi Papua Barat (IJTI Papua Barat) Chanry Andrew Suripatty mengingatkan para jurnalis untuk mengikuti protokol atau aturan kesehatan untuk mencegah virus corona baru (COVID-19) ketika liputan. Himbauan ini terutama disanpaikan kepada jurnalis televisi di Provinsi Papua Barat.

Ia menyampaikan, wabah virus Corona baru (COVID-19) terus menyebar di berbagai daerah dan langkah antisipasi Pemerintah terus dilakukan. Begitu pula pekerja pers, khususnya jurnalis televisi yang bertugas di lapangan untuk menjaga keselamatan diri terhindar dari wabah tersebut.

“Walau sudah ada himbauan untuk tidak perlu panik, namun aturan kesehatan dan mitigasi dalam liputan harus diikuti oleh para pekerja pers agar tidak tertular virus Corona. Terutama jurnalis televisi yang berada di garis terdepan mencari, mengolah dan memberitakan Informasi kepada publik,” kata Ketua IJTI Papua Barat di Sorong, Minggu (15/3/2020).

Lanjutnya, Setiap jurnalis saat menjalankan tugas mencari berita dilapangan harus memprioritaskan keselamatan kerja dan kesehatan diri.

Baca Juga :  Satker Wilayah III Maybrat Bekerja Menyangkut Perut, Melayani Semua

“Tidak ada berita seharga nyawa manusia. Secara nasional sudah ada rilis panduan tentang mitigasi keselamatan liputan virus corona bagi wartawan,” imbuhnya.

Ia mengingatkan panduan singkat protokol mitigasi peliputan COVID-19 untuk newsroom. Diantaranya, redaksi mengatur tim liputan sesuai kebutuhan newsroom dan dimonitor setiap saat. Dalam situasi darurat dan jika dipandang perlu untuk tugas yang bisa dikerjakan di rumah sebaiknya dikerjakan di rumah. Rapat redaksi bisa dilakukan melalui grup aplikasi percakapan atau secara daring (online conference).

“Kemudian jurnalis harus memetakan wilayah yang berpotensi menjadi tempat penularan COVID-19. Sehingga dapat dilakukan tindakan antisipasi penularan virus tersebut secara maksimal,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh tim liputan wajib mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditentukan. Dan melindungi diri serta menghindar dari kawasan yang diduga terinfeksi virus corona.

Baca Juga :  Pelantikan GPI Jakarta Raya Ditentang GPII

“Panduan mitigasi tersebut diharapkan dapat memperkecil risiko tertularnya virus corona bagi jurnalis yang melakukan peliputan perkembangan virus Corona,” kata Chanry Andrew Suripatty.

Ketua IJTI Papua Barat Chanry meminta kepada pekerja pers untuk tetap mengedepankan etika jurnalistik. Hal ini untuk menjaga situasi daerah tetap kondusif. Ia juga meminta organisasi pers dan media yang ada untuk tetap berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah. Agar dalam menjalankan tugas tidak terjadi miskomunikasi di lapangan.

“Kita wajib menjaga stabilitas daerah dengan mengedepankan etika jurnalistik dalam bertugas. Tidak perlu yang namanya ngejar-ngejar ranting pemberitaan dan ingin exclusive tetapi mengabaikan kenyamanan dan ketentraman warga masyarakat dari dampak pemberitaan tersebut,” ujar Chanry.

Ditamhabkan Chanry, organisasi pers atau redaksi media juga harus membangun komunikasi dengan Pemerintah Daerah setempat untuk mendapatkan informasi akurat yang mengedukasi masyarakat terkait Informasi perkembangan wabah virus Corona. (OSB)

Loading...

Baca Juga