oleh

Penghuni Rutan Bareskrim Polri Ajukan Petisi Social Distancing

SUARAMERDEKA.ID– Sekitar 60 penghuni Rutan Bareskrim Polri menandatangani petisi meminta dilakukan social distancing terkait dampak virus corona yang kian membesar. Kondisi rutan rapat penghuni disinyalir berpotensi terkena penyebaran virus corona.

Berdasarkan petisi yang diterima suaramerdeka.id, Sabtu (28/3/2020), petisi tersebut ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia, Menkopolhukam RI, Kapolri, Jaksa Agung RI, Menkumham RI, Ketua Satgas Gugus Penanganan Virus Corona RI, Menteri Kesehatan RI, Komisi IX DPR RI dan Komisi III DPR RI. Dalam petisi tersebut, penghuni Rutan Bareskrim Polri menyatakan ikut berpartisipasi berperang melawan virus corona.

“Bersama ini kami menyatakan ikut berpartisipasi bersama Rakyat dan Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk berperang melawan virus corona yang terus membesar dan semakin banyak yang terjangkit setiap hari,” seperti yang tertulis dipetisi.

Baca Juga :  Diksi Tak Jelas, Potret Pemimpin Tak Tegas. Opini Rika R Wijaya
Penghuni Rutan Bareskrim Polri Ajukan Petisi Social Distancing
Para penghuni Rutan Bareskrim Polri yang menandatangani petisi Social Distancing

Menanggapi merebaknya penyebarab virus corona, para penghuni rutan tersebut memohon pertimbangan untuk dibebaskan. Hal ini untuk mencegah bertambahnya korban secara massal, khususnya di dalam rutan tersebut.

“Hal ini adalah bentuk solidaritas dan partisipasi dari kami untuk melakukan social distancing di rumah atau tempat tinggal kami masing-masing sebagai manifestasi perang melawan virus corona,” tambah penghuni rutan tersebut.

Para penghuni rutan tersebut berharap petisi yang mereka buat menjadi bahan pertimbangan pihak-pihak yang dimaksud. Pasalnya, situasi rutan dianggap rentan terhadap penyebaran virus corona.

“Demikianlah petisi ini kami buat untuk dapat dipertimbangkan, mengingat situasi di rutan yang berpotensi terkena penyebaran virus corona, karena berkumpulnya secara rapat dari banyak orang di dalam rutan Bareskrim Polri,” tutup petisi tersebut. (OSY)

Loading...

Baca Juga