oleh

Wabup Sorong Apresiasi Upaya Kasim Marine Terminal Antisipasi Covid-19

SUARAMERDEKA.ID – Muspida Kabupaten Sorong lakukan kunjungan ke lapangan Migas Kasim Marine Terminal (KMT) dalam memastikan kesiapan pencegahan dan penanganan pandemic coronavirus oleh pengiat industri yang ada di Kabupaten Sorong yang dioperatori KKS Petrogas Basin Ltd. Sekaligus memastikan kegiatan hulu migas, yang merupakan industri strategis negara tetap terjaga keberlangsungan operasinya, Rabu (1/4/2020).

Kunjungan ke lokasi Kasim Marine Terminal dipimpin oleh Wakil Bupati Sorong, Suko Harjono serta diikuti lebih dari 20 peserta rombongan. Turut hadir Kapolres Sorong AKBP. Robertus A Pandiangan, S.IK MH beserta jajarannya, Dandim 1802 Letkol. Budiman SE, M.I berserta jajarannya, Kepala BNPB Kabupaten Sorong (Wakil Ketua Satgas Covid 19) Aminadab Lobat, Kapolsek Seget, Danramil 1802, dan beberapa kepala bagian dan bidang Pemerintah Daerah Kabupaten Sorong.

Sesampainya rombongan Muspida Kabupaten Sorong di lokasi KMT, dilakukan penerarapan Standar Operational Procedure (SOP) pencegahan penyebaran COVID-19 oleh petugas Petrogas Basin Ltd di dalam lokasi operasional Kasim Marine Terminal. dengan melakukan pemeriksaan suhu tubuh, penyemprotan disinfektan dan pemeriksaan fisik oleh tenaga operasional migas yang berada di lapangan.

Wakil Bupati Sorong Suko Harjono menyampaikan apresiasi atas apa yang telah dilakukan oleh Petrogas Basin Ltd. Mereka telah melakukan pencegahan dan penanganan Covid-19 secara internal. Termasuk melakukan perubahan jadwal kerja yang sudah disesuaikan, khususnya pengaturan jadwal kerja karyawan yang berasal dari luar Sorong.

Baca Juga :  Pleno Pilpres Dan Pileg di Distrik Manoi Berjalan Mulus

“Penyesuaian positif terhadap penanganan pencegahan penyebaran Virus COVID-19. Perlu juga ditularkan kepada masyarakat di sekitar daerah operasi. Dukungan dan partisipasi aktif dari perusahaan melalui progam pengembangan masyarakat sangat diharapkan untuk dilakukan. Terutama edukasi terhadap pandemic COVID-19. Yang sampai saat ini telah tercatat 39 orang sebagai ODP di Kabupaten Sorong”, Kata Wakil Bupati Sorong.

Ia berharap semua karyawan Petrogas di Kasim Marine Terminal dan Lapangan Arar agar tetap selalu sehat dan secara aktif mengecek perkembangan kesehatannya dengan benar.

“ID Card Pekerja juga perlu digunakan, agar seluruh karyawan dapat termonitor dengan baik kesehatannya,” ujar Suko.

Dalam penjelasan senada, Kapolres Sorong dan Dandim 1802 Sorong juga mengapresiasi penjadwalan crew change yang telah diselaraskan dengan masa 14 hari inkubasi virus/karantina yang telah diantisipasi dengan baik.

Penekanan perlu adanya pelaksanaan sosial/physical distancing dan tetap memonitor perkembangan terkini penyebaran Virus Covid-19, perlunya koordinasi yang cepat dengan gugus tugas pencegahan serta penanganan di Kabupaten Sorong.

Baca Juga :  Tiga Kapal Pesiar Australia Tolak Diperiksa Tim Satgas Covid-19

Kunjungan dilanjutkan ke unit kilang RU VII Pertamina, Field Operation Manager (FOM), Wawan Ridwan, menyampaikan kesiapan lapangan didalam melakukan pencegahan penyebaran Covid-19. Bentuk bentuk media edukasi baik Spanduk maupun leaflet dan buku saku terkait Covid-19, telah disediakan untuk pekerja yang akan masuk kelapangan.

Pelaksanaan Medical Emergency Response Plan yang didalamnya adalah keharusan melakukan social distancing kepada seluruh karyawan yang berkerja dalam area kerja dan kegiatan operasi rutin di Petrogas.

Dalam kesempatan yang terpisah, Kepala Perwakilan SKK Migas Pamalu, Rinto Pudyantoro menjelaskan bahwa kebijakan perubahan jadwal pekerja lapangan di Industri Hulu Migas menjadi 21:21 (tiga minggu) atau 28:28 (empat minggu). Ini merupakan langkah strategis managemen SKK Migas, didalam mencegah penyebaran Covid-19 masuk hingga ke daerah operasional.

“Pelaksanaan perubahan jadwal ini dapat memberikan kesempatan yang cukup bagi pekerja migas untuk melakukan karantina mandiri, bila terpapar dalam perjalanan menuju wilayah operasi. Pemeriksaaan kelayakan kesehatan karyawan migas sebelum masuk dalam daerah operasi merupakan syarat mutlak yang harus dilakukan dalam SOP Kesehatan dan keselamatan kerja,” tutup Rinto. (OSB)

Loading...

Baca Juga