oleh

Tersangka Pencabulan Anak di Banyuwangi Diamankan Polisi

SUARAMERDEKA.ID – Satuan Reskrim Polresta Banyuwangi berhasil mengamankan BB, tokoh masyarakat di Desa Bomo, Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi, tersangka dugaan pencabulan terhadap Melati (nama samaran) salah satu murid kelas IV SD di Desa Bomo yang berusia 9 tahun.

“Tersangka kami jerat Pasal 82 UU Perlindungan anak dengan ancaman hukuman Pidana minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun,” kata Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Arman Asmara Syarifudin, melalui Kabag Humas AKP. Subandi.

Menurut Subandi, BB sempat melarikan diri ke Kabupaten Jember, sekitar pukul 15.00 WIB. Pada 24 April 2020 tersangka diamankan di Terminal Rogojampi, Banyuwangi. Selanjutnya tersangka langsung digelandang ke Polresta Banyuwangi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga :  SMPN 1 Giri Banyuwangi Sabet Empat Piala Bergilir

“Setelah dilakukan pemeriksaan dan bukti yang cukup, pelaku langsung kita tahan,” terang Subandi, Selasa (28/4/2020).

Diketahui sebelumnya, kasus dugaan pencabulan terhadap Melati, terkuak setelah video rekaman pencabulan beredar di masyarakat. Pihak desa pun berusaha memediasi dengan mempertemukan kedua belah pihak disaksikan oleh Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka). Namun pihak keluarga korban tetap melanjutkan laporan ke Polresta Banyuwangi. Dalam mediasi waktu itu tersangka BB memberikan uang Rp 6 juta kepada keluarga korban dengan dalih perdamaian untuk biaya berobat.

Dugaan tindakan pencabulan tersangka berawal ketika korban sedang berjalan melewati tersangka pelaku yang sedang duduk di pos ronda di lingkungan setempat. Melihat korban yang lewat di depanya dengan kondisi kaki yang kotor habis mencari kerang di Pantai Bomo, pelaku membantu membersihkan kotoran yang ada di paha.

Baca Juga :  Polres Lampung Selatan Gagalkan Penyelundupan Narkoba Senilai 28 M

Namun membersihkan kaki sampai ke paha, rupanya hanya modus pelaku melancarkan aksi cabulnya. Pelaku memegang alat kelamin korban. Aksi bejat BB ini terbongkar setelah ada warga yang melihat dan merekamnya, lewat video di ponselnya. (BUT)

Loading...

Baca Juga