oleh

SKK Migas Pamalu Lakukan Penyuluhan Kesehatan di Kampung Yeflio Sorong

SUARAMERDEKA.ID – Pelaksanaan kegiatan Bhakti Sosial di bidang kesehatan dalam Program Pengembangan Masyarakat (PPM), SKK Migas Pamalu (Papua Maluku) dan Petro Gas melalui mitra kerja Yayasan Anak Sehat Persada dan Yayasan Suara Bintang Timur melakukan penyuluhan pencegahan penyebaran Covid-19 di Kampung Yeflio. Giat penyuluhan berlangsung di ruang rapat Distrik Mayamuk Kabupaten Sorong, Jumat (29/5/2020).

Dalam penyuluhan kesehatan, Dr. Riyan menyampaikan bahwa warga masyarakat Kampung Yeflio harus aktif menggunakan masker dan menjaga jarak antar sesama guna terhindar dari wabah Virus Corona sebab kita tidak tahu orang yang kita temui itu bergejala Virus atau tidak.

Dijelaskannya bahwa Virus Corona tejadi melalui kontak manusia ke manusia. Maka pertanyaannya, manusia siapa yang harus kita hindari? Apakah teman kita, suami, istri atau saudara kita, apalagi ditempat kerumunan banyak orang sebab Virus Corona tidak terlihat dengan kacamata manusia.

Selama empat belas hari Virus Corona bekerja tidak ada dampak atau gejalah Covid-19 dan kita masih bisa beraktivitas. Setelah hari ke empat belas, orang tersebut terlihat sakit seperti batuk, flu dan demam. Oleh karena itu, anak anak, ibu hamil dan banyi menyusui harus berhati hati terhadap penyebaran pandemik Virus Corona.

Baca Juga :  Balada Negeri +62 Hadapi Corona. Opini Yulida Hasanah

Kepala Distrik Mayamuk menanggapi positif kegiatan penyuluhan kesehatan yang dilaksanakan oleh SKK Migas Pamalu melalui Yayasan Anak Sehat Persada dan Yayasan Suara Bintang Timur. Dikatakannya bahwa baru pertama kali kegiatan penyuluhan kesehatan ini diadakan di Distrik Mayamuk, dengan harapan penyuluhan kesehatan ini terus dilakukan di Distrik Distrik Penghasil Migas lainnya tentang bahaya penularan Virus Corona.

Sejak penyebaran wabah Covid-19 di Kabupaten Sorong, Kampung Yeflio Distrik Mayamuk hingga saat ini penyebaran Virus Corona masih Nol Kasus, hal ini tidak terlepas dari peran serta Pemda Kabupaten Sorong, Polri, TNI, SKK Migas Pamalu, Petro Gas, Yayasan Anak Sehat Persada dan Yayasan Suara Bintang Timur, ucap Weynand Noak Fami, S.STP.

“Buruh tenaga bongkar muat yang beraktivitas di Pelabuhan Arar harus waspada terhadap Virus Corona,” himbau Weynand Noak Fami, S.STP.

Baca Juga :  Prajurit Yonmarhanlan XIV Gelar Latihan Renang Militer di Selat Sorong

Weynand Noak Fami, S.STP mengucapkan terimakasih banyak atas kegiatan penyuluhan kesehatan yang dilakukan oleh SKK Migas Pamalu, Petro Gas, melalui Yayasan Anak Sehat Persada dan Yayasan Suara Bintang Timur.

Usai kegiatan penyuluhan kesehatan ini, awak media konfirmasi Kepala Departemen Humas Perwakilan SKK Migas Papua dan Maluku, Galih W. Agusetiawan melalui WhatsApp menjelaskan bahwa penyuluhan kesehatan adalah salah satu bentuk tanggungjawab sosial dari kegiatan Hulu Migas dalam Program Pengembangan Masyarakat (PPM).

Hulu Migas melakukan kegiatan operasional yang dapat meningkatkan pengembangan disekitar daerah operasional. Maka berkaitan dengan hal tersebut, seluruh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di Industri Hulu Migas menyiapkan Program Pengembangan Masyarakat (PPM) yang terdiri dari lima pilar kemandirian yaitu Pilar Kesehatan, Pendidikan, Lingkungan, Ekonomi dan Infrastruktur.

“Dalam menjalankan rencana kerja PPM wajib selalu berdasarkan kebutuhan dan masukan dari Pemda setempat. Dengan tujuan, masyarakat yang hidup berdampingan dengan Industri Hulu Migas, nantinya masyarakat menjadi lebih mandiri,” tutup Galih. (OSB)

Loading...

Baca Juga