oleh

Diduga di Banyuwangi Ada Tambang Pasir Ilegal Berkedok Normalisasi Dam

SUARAMERDEKA.ID – Aktifitas tambang pasir berkedok normalisasi akhir-akhir ini sering terjadi di Kabupaten Ujung Timur Pulau Jawa. Kali ini, diduga terjadi di alur Dam Gembleng Korsda wilayah RON Desa Aliyan Kecamatan Rogojampi Kabupaten Banyuwangi, Jatim.

Ketua LSM Gerak (Gerakan Rakyat Anti Korupsi ) Banyuwangi Sulaiman Sabang SH menyebut, masyarakat seputar lokasi berharap adanya ketegasan penindakan dari aparat kompeten. Mulai dari Sat Pol PP Pemkab Banyuwangi selaku penegak Perda hingga Kepolisian selaku penegak hukum. Masyarakat berharap aktifitas tersebut diproses hukum karena diduga “normalisasi” tanpa ijin.

Diduga di Banyuwangi Ada Tambang Pasir Ilegal Berkedok Normalisasi Dam
Lokasi alur sungai Korsda. Wil. RON

Sulaiman mengatakan, bahwa aktifitas tambang pasir di sepanjang alur sungai Dam Gembleng Desa Alian sudah berlangsung cukup lama. Namun hingga kini tidak ada satu penambang pun yang kena proses oleh aparat terkait, mulai Sat Pol PP hingga aparat Kepolisian.

Baca Juga :  Kuasa Hukum Ketua LSM GMBI Banyuwangi Bantah Kliennya Ditahan

“Aktivitas Berkedok Normalisasi di alur Sungai Dam Gembleng yang meresahkan ini, sudah berjalan sejak beberapa minggu yang lalu. Namun sampai sekarang belum ada tindakan tegas oleh aparat terkait. baik dari pihak pemerintah Desa . Muspika dan Sat Pol PP atau Kepolisian setempat,” kata Sulaiman di kantornya, Jumat (12/6/2020).

Secara terpisah Kades Aliyan Kecamatan Rogojampi, Anton Sujarwo di kantor Desa menegaskan, dirinya tidak pernah diberitahu ada kegiatan tersebut. Ia menegaskan, tidak pernah ada pihak yang mengurus ijin apa pun terkait kegiatan tersebut..

“Kita sudah seringkali sosialiasi dan mengingatkan kepada penambang di alur sungai Dam Gembleng itu untuk menghentikan aktivitasnya. Karena berkaitan dengan kepentingan masyarakat banyak,” ujarnya.

Baca Juga :  HMI Cabang Padang Gelar Penggalangan Dana Korban Asap di Riau
Diduga di Banyuwangi Ada Tambang Pasir Ilegal Berkedok Normalisasi Dam
Ketua LSM gerak, Sulaiman Sabang, di lokasi normalisasi galian pasir Dam Gembleng.

Anton Sujarwo berharap, aparat pemerintahan (Sat Pol PP) hingga aparat penegak hukum Kepolisian bisa mengambil langkah tegas. Ia berharap ada efek jera pada penambang yang mementingkan diri sendiri tanpa mempedulikan kepentingan masyarakat lebih luas.

“Saya sudah sampaikan kepada pihak kepolisian. Bilamana sampai ada oknum aparat desa mulai dari RT atau Kadus yang terbukti terlibat dalam aktifitas tambang pasir di Dam Gembleng ilegal. Mulai dari alur Sungai Dam Gembleng. Silahkan ditindak tegas. Agar betul-betul memberikan efek jera bagi penambang. Untuk tidak bekerja semena-mena,” pungkas Anton yang juga Ketua Asosiasi Kepala Desa (Askab) Banyuwangi. (BUT)

Loading...

Baca Juga