oleh

Relawan Jokowi Laporkan Menteri BUMN dan Menteri Keuangan ke Ombudsman

SUARAMERDEKA.ID – Kelompok Relawan Jokowi Barisan Relawan Nusantara (Baranusa) melaporkan Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Keuangan Sri Mulyani ke Ombudsman RI. Keduanya diduga telah melakukan maladministrasi dan korupsi, kolusi, nepotisme (KKN) terkait rangkap jabatan di BUMN.

Ketua Umum Baranusa, Adi Kurniawan mengatakan, dua menteri tersebut telah mencederai semangat revolusi mental. Semangat ini selalu digaungkan oleh Presiden Jokowi.

“Kenapa kami melaporkan, saya bilang secara garis besar. Karena rangkap jabatan dan dimasukkannya TNI-Polri aktif. Itu sangat bertentangan dengan revolusi mentalnya pak Jokowi,” kata Adi di Gedung Ombudsman RI, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2020).

Lanjutnya, perilaku KKN juga dinilainya sangat bertentangan dengan nilai-nilai reformasi yang telah diperjuangkan tahun-tahun aktivis 98. Menurut Adi, para aktivis 98 pada saat itu sangat menolak KKN dalam lembaga apa pun. Secara tegas Adi mengatakan, relawan Baranusa menolak adanya rangkap jabatan dan dimasukkannya TNI-Polri aktif di jajaran Komisaris BUMN.

Baca Juga :  BEM RN PAS Deklarasikan Dukungan Kepada Prabowo - Sandiaga Uno

“Itu salah satunya itu ada pak Fadjroel Rachman. Juru Bicara Presiden yang juga merangkap sebagai Komisaris di PT Waskita Karya. Yang kedua adalah adik ipar dari menteri keuangan dan juga kakak kandung dari menteri keuangan dan ada sejumlah nama juga yang kita laporkan. Tapi enggak seperti apa yang dirilis oleh Ombudsman yang 300-an lebih,” ungkap Relawan Jokowi ini.

Adi mengatakan, pihaknya berharap dengan laporan tersebut, Ombudsman bisa mendesak Presiden Jokowi mengevaluasi Kementerian BUMN. Agar kementerian tersebut dapat pulih dan dikelola untuk kepentingan rakyat semata.

“Mendesak Presiden mengevaluasi khususnya BUMN, karena BUMN ini adalah lembaga paling strategis mengevaluasi Kementerian BUMN, agar bagaimana BUMN ini pulih kembali dalam arti pulih secara pengelolaannya dan betul-betul diperuntukan untuk kemakmuran rakyat bukan kepentinhan bisnis pribadi itu harapan kita,” tandasnya. (AMN)

Loading...

Baca Juga