oleh

Kasus Beras Oplosan, Izin Usaha CV Berkat Mulia Terancam dicabut

Leaderboard_720x120

Ambon,- Diduga melanggar Undang – Undang Perlindungan Konsumen dan Kesehatan, izin usaha CV. Berkat Mulia yang mendaur ulang beras tidak layak konsumsi terancam dicabut Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ambon.

Kepala Disperindag Kota Ambon, Pieter Leuwol mengatakan, hingga kini pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrim) Polda Maluku.

“Pencabutan Izin nanti kita akan lihat, karena aktivitasnya (CV. Berkat Mulia) sudah melanggar Undang-Undang Konsumen,” kata Pieter Leuwol kepada media, usai pembukaan pasar murah, di Desa Hunuth, Jumat (1/6).
Sambil menunggu hasil penyelidikan Ditreskrimsus Polda Maluku, untuk sementara, pihaknya akan melayangkan surat teguran kepada CV. Berkat Mulia yang berlokasi di kawasan Tantui, Kecamatan Sirimau Kota Ambon.

Baca Juga :  Menduduki Lahan, 25 Orang di Jakarta Barat Diringkus Polisi

Disisi lain, Kepala Divre Bulog Maluku dan Maluku Utara, Arif Mandu menduga, tindakan nakal CV. Berkat Mulia sejak bulan Februari lalu hanya masalah teknis.

“Sebenarnya itu hanya masalah teknis. Artinya mungkin ada yang basah kemudian dibuka dan dipilah – pilah dan dicampur dengan yang baik,” katanya.

Sebelumnya, Ditreskrimsus Polda Maluku, berhasil mengamankan puluhan ton beras yang sudah diduar ulang CV. Berkat Mulia di Kawasan Pandan Kasturi, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon. Beras daur ulang tersebut, dikemas dalam karung yakni 10 kg sampai 25 kg.

( Yusuf Samanery )

Loading...

Baca Juga