oleh

Herman Hery Anggota DPR Dari PDI Perjuangan Dilaporkan Polisi di Polres Jakarta Selatan

Leaderboard_720x120

Suaramerdeka.id, – Anggota DPR RI Herman Hery dan Ajudannya akan dilaporkan ke Mapolres Jakarta Selatan. Herman dilaporkan oleh Ronny Kosasih Yuliarto atas dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang terjadi pada hari Minggu (10/06/2018).

Febby Sagita, selaku pengacara korban, menjelaskan awal mula adanya pengeroyokan itu. Di mana berawal dari mobil korban atas nama Ronny, masuk jalur busway dan ditilang oleh polisi lalu lintas yang sedang bertugas di sana. “Sedangkan mobil Herman Hery, Rolls Royce Phantom B 88 NTT tepat berada di belakang mobil korban,” kata Febby saat dikonfirmasi oleh reporter Suaramerdeka, Kamis (21/06/2018).

Kata Febby, dikarenakan penilangan tersebut memakan waktu cukup lama, Herman Hery pun turun dari mobilnya dan kemudian menghampiri korban dengan memberikan pukulan tanpa ada penjelasan terlebih dahulu. “Karena tidak terima atas perlakuan Herman Hery, korban mencoba membalas pukulannya, lalu kemudian ajudan-ajudan Herman Heri langsung turun dan mengeroyok korban bersama Herman Hery,” terang dia.

Baca Juga :  Buruh Dengan Penghasilan Pas-Pasan Nekad Edarkan Narkoba

Tak sampai di situ, istri dari korban yakni Ronny berniat untuk melerai, pun turut menjadi korban amukan Anggota Komisi III dan ajudannya itu. Padahal, terdapat dua anak kecil korban yang melihat di dalan mobilnya. “Polisi yang tengah melakukan Razia di sana hanya menonton aksi brutal Anggota DPR-RI tersebut tanpa ada yang melerai,” tegas dia.

Setelah itu, Febby menerangkan, akhirnya Ronny pun menyerah dan meminta polisi untuk memindahkan mobilnya ke Masjid Pondok Indah untuk penyelesaian lebih lanjut.

Akan tetapi sesampainya di Masjid Pondok Indah, polisi dan Herman Hery malah langsung meninggalkan mereka, dan tidak menyusul korban di Masjid Pondok Indah. “Atas tindakan tersebut, akhirnya korban melakukan visum di RSPP dan melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi, Mapolres Jakarta Selatan pada hari ini,” pungkas dia.

Baca Juga :  Joni Warga Tionghoa Akhirnya Meminta Maaf Kepada TNI AU dan Mengakui Bersalah

Sementara, saat Suaramerdeka mencoba mengkonfirmasi Herman Hery atas peristiwa tersebut, belum mendapat jawaban. Telefon mendapat jawaban dari mesin penjawab bahwa sambungan dialihkan.

(Amin)

Leaderboard_720x120
Loading...

Baca Juga