oleh

Warga Keluhkan Jalan Lingkar Antar Jorong Nagari Gumarang

SUARAMERDEKA – Sejumlah warga Jalan Lingkar Daud Datuak Sinaro Jorong 1 Gumarang mengeluhkan kerusakan jalan di Gumarang 1 Kecamatan Palembayan kabupaten Agam, provinsi Sumatera Barat. Masyarakat mengeluhkan akses Jalan lingkar Nagari yang sudah sejak puluhan tahun dibiarkan rusak parah. Hampir seluruh jalan tersebut berlubang dengan kedalamaan 10 sampai 15 cm.

Tokoh masyarakat Nagari Retna Nerwati membenarkan kondisi jalan tersebut, saat ditemui di kediamannya, Kamis (17/1/2019). Kerusakan pada jalan itu bukan hanya menghambat perekonomian masyarakat namun membahayakan para pengendara melewati.

“Jalannya lingkar itu dari Ambacang sampai Alahan Anggang Ujung Jorong 2 itu udah di aspal beton. Dari Lambah Jorong 1 sampai Timalun Atas sudah dicor. Tinggal beberapa kilo yang banyak penduduknya. Kurang lebih 600 jiwa, seperti jalan itulah keadaanya,” ungkapnya.

Kondisi rusaknya jalan Poros Antar Jorong yang menghubungkan Baluka Panjang dan Nagari Silungkang. Sepanjang kurang lebih 3,5 km merupakan akses perekonomian masyarakat. Sebab, aktivitas warga yang hendak menggarap sawah dan ladangnya melalui jalur ini. Jalan lingkar antar Jorong atau Nagari itu merupakan satu-satunya yang bisa dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Mulai dari masuk arah jalan utama yaitu ruas jalan provinsi menuju Baluka Panjang yang dipadati permukiman warga. Termasuk menuju kantor Nagari Silungkang, harus ekstra hati-hati. Karena banyaknya jalan yang berlubang cukup dalam. Apalagi disaat musim penghujan seperti ini. Tidak sedikit yang terperosok,” kata Tokoh Masyarakat Retna, Kamis, (17/01/2019).

Baca Juga :  Gara-Gara Pembagian Sertifikat Oleh Presiden, Pelayanan BPN Tengerang Lumpuh Total

Hal senada diutarakan warga Kecamatan Palembayan lainnya, Anton. Menurutnya jalan lingkar Jorong antar nagari tersebut yang menghubungkan dua Nagari itu pernah dibangun dengan beton cor, tahun 2018. Pengecoran ini dilakuka separohnya dari panjang jalan.

Namun sisa kerusakan yang banyak penduduk hingga saat ini belum pernah ada perbaikan. Padahal akses jalan ini merupakan akses utama perekonomian masyarakat perdesaan untk mengangkut asil pertanian.

“Itu mungkin karna Nagari Tigo Koto Silungkang (Gumarang) Luwas nagarinya…Pusing nyiak Wali membagi angaran…mana yang akan didahulukan. Ibarat tutup kain saruang…di tarek keatas tampak kaki di tarek kabawah terbukak kepala”. cuma solusinyo ditahun panas ini kita agak bijak menentukan pilihan caleg jangan rugi kita lima tahun lagi atau kedepan….salam GPPKP..”.Ungkapnya di Group WAG Kampuang Tacinto GPPKP.

Kami dari Organisasi Gerakan Pemuda Peduli Kecamatan Palembayan GPPKP cukup prihatin dan berharap pihak terkait Pemda Kabupaten Agam, Pu Agam dan Anggota DPRD Agam bisa menangapi keluhan dan keresahan masyarakat dengan kerusakan jalan lingkar di baluka panjang Gumarang 1 Kecamatan Palembayan kabupatem Agam ini.

Karena saat warga mau ke sawah dan ke ladang maupun yang bekerja harus ekstra hati-hati melalui jalan ini. Apalagi disaat malam hari atau hujan, saat masyarakat setempat para petani membawa hasil taninya, karena mereka harus mengeluarkan biaya tambahan yang lumayan besar untuk transportasi karna keruskan kendaran, Misalnya, Ketum GPPKP Rusman Hakim.

Baca Juga :  Rencana Study Observasi Kampus MAN Banyuwangi Menuai Protes

“Kami sudah mencoba mengoordinasikan ini dengan pihak pemerintahan kecamatan. Dan mengusulkan ke bu Camat Aryati (Mantan camat-red) dulu waktu menjabat di Kecamatan Palembayan. Kata beliau udah ibu cc Retna, tapi nyatanya dana itu di duga dibelokan ke tempat yang lain. Dan sampai sakarang dan waktu dulu tapi belum ditanggapi serius. Saya berharap pemerintah bisa membantu keluhan warga terkait jalan ini,” ucap Retna Nirwati.

Sementara itu Kepala Nagari (Wali Nagari) Silungkang, lskad, di colek di Grup belum menjawab sampai diturunkan kabar ini. Tapi kami menduga Wali nagari akan membenarkan parahnya kerusakan jalan lingkar jorong yang menghubungkan dua Nagari.

Namun mengingat kemampuan anggaran Nagari yang terbatas. Pihaknya hanya bisa membangun jalan lingkar separuhnya dulu.

Beberapa minggu ini pada hari Senin, 14 Januari 2019 Goro masyarakat di jalan Daud Datuak Sinaro manuju baluka panjang (Jalan lingkar) ini masyarakat juga turun berpartisipasi Gotong royong. Mereka membersihkan semak dan saluran air pada jalan lingkar di gumarang 1. Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris GPPKP Rahmat Hidayat dan Tokoh Masyrakat. (NVD)

Loading...

Baca Juga