oleh

Pembuatan dan Pebaikan Rumah Warga Korban Banjir Alasmalang BUMN Turut Andil Meringankan Beban Korban Bencana

Leaderboard_720x120

Banyuwangi, — SuaraMerdeka.id — Banjir bandang yang terjadi 22 Juni 2018 pekan lalu di Desa Alas Malang Kecamatan Singonjuruh, Kabupaten Banyuwangi kini merasa terobati beban pikiranya. Faktornya sejumlah warga korban banjir kondisi lingkungan yang dulu kumuh dan beserakan pasca banjir, kini sudah bersih dari material lumpur dan potongan – potongan kayu bawaan banjir. Serta rumah – rumah mereka sudah mulai diperbaiki bahkan dibangun rumah baru bagi yang rumahnya rusak total.

Kepala Desa Alasmalang Hady Surigo, Minggu ( 29/7 ), mengatakan kalau setiap hari dirinya selalu turun lapangan melakukan kontrol pengerjaan perbaikan dan pembuatan rumah warganya. Dari beberapa unit rumah yang dibangun, ada 1 unit yang dibangun dari bantuan Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ). Diantaranya dari PTPN IV, PTPN V, PTPN X, PTPN XI, dan dari PTPN XII. Beberapa unit rumah warga selebihnya dikerjakan oleh Panitia Desa yang sumber dananya dari bantuan tunai donatur yang diterima oleh Pemerintah Desa.

Baca Juga :  BPPP Banyuwangi Adakan Olimpiade Sains Penerbangan Bergengsi Tingkat Nasional 2018

”Untuk pengerjaan perbaikan dan pembangunan rumah ini dilakukan panitia yang dibentuk oleh Desa bersama warga. Dana yang digunakan adalah bantuan – bantuan para donatur yang selain berupa material semen juga bantuan tunai yang kami terima. Semuanya kami percayakan pengerjaannya kepada Panitia mas,” Kata Kades Alasmalang Hady Surigo ketika ditemui di lokasi.

Ditambahkan oleh Kades Hady Surigo, bahwa selama ini tidak ada kendala yang signifikan dihadapi oleh Panitia dalam kegiatan. Hanya kadang ada persoalan yang perlu penjelasan dan pemahaman ekstra, satu misal ada warga yang mintanya berlebihan.

”Sedikit ada masalah yang memang perlu warga diberi pemahaman mas. Contoh ada warga yang mintanya berlebihan agar bangunan rumahnya lebih baik dan minta lebih diperluas bangunannya dari sebelumnya, sementara kami harus benar – benar menggunakan dana yang ada untuk bisa mengkafer semuanya,” Keluh Hady Surigo.

Baca Juga :  Demo Guru Honorer di Garut Berlangsung Tertib

Terkait permintaan pembongkaran jembatan disampaikan oleh Nur bahwa Proposal per hari ini Minggu 29/7/2018 sudah ada yang membawa ke Provinsi. Selebihnya baik Kades Alasmalang Hady Surigo juga Nur atas nama warga yang lain, berharap Dinas Pengairan Kabupaten Banyuwangi untuk segera melakukan normalisasi sungai. Hal itu disampaikan dengan alasan karena rasa kekhawtiran warga selama jembatan belum dibongkar.

”Sampai saat ini bila hujan turun, saya dan warga yang lain tanpa dikomando dengan sendirinya berada di luar rumah, dan tidak akan masuk rumah sebelum ada kepastian tidak akan terjadi banjir,” Tambah Nur salah satu warga yang rumahnya habis diterjang banjir. ( Muhibut ).

Loading...

Baca Juga