oleh

Tips Menjaga Emosi Saat Mengemudi di Bulan Ramadhan

SUARAMERDEKA.ID – Puasa tidak hanya menahan rasa lapar dan haus saja, tapi juga menjaga emosi. Padatnya lalu lintas di jalan raya bisa jadi penyebab stres, sementara nilai ibadah puasa akan berkurang jika emosi.

“Orang yang emosinya sedang tinggi, malah cenderung melakukan kesalahan kecil tapi fatal. Seperti menyenggol mobil lain yang tidak terlibat masalah. Dan yang pasti, nilai ibadah puasa Anda menjadi berkurang,” kata Senior Division Head Auto2000. Ricky Martawijaya, Jumat (17/5/2019).

Ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menjaga emosi saat mengemudi di jalan. Intinya, buat diri kita senyaman dan serileks mungkin.

Bikin kabin nyaman

Buatlah kabin mobil senyaman mungkin, seperti berada di ruang keluarga rumah. Selalu jaga kebersihan mobil karena tidak enak kalau berkendara di ruang AC tapi ada bau tidak sedap. Tambahkan pengharum dengan aroma yang soft agar suasana jadi terasa lebih rileks sepanjang perjalanan.

Baca Juga :  Komnas Perlindungan Anak Kecam Keras Kasus Threesome di Bali

Dengarkan musik

Musik bisa menyebarkan aura rileks saat mengemudi. Tentu dengan catatan, bukan lagu yang super keras seperti aliran heavy metal yang malah meningkatkan stres.

Posisi berkendara

Posisi berkendara yang tepat bukan hanya membuat kita dapat mengantisipasi segala kondisi, namun juga menciptakan suasana rileks dan nyaman. Atur posisi duduk sesuai ilmu defensive driving, jangan terlalu tegak membuat cepat lelah dantidak terlalu rebah yang malah sulit mengantisipasi keadaan.

Usahakan pegang setir dengan rileks, seperti ibu jari tidak dimasukkan dalam setir. Atau hindari posisi menggenggam seperti ingin memukul yang membuat kita mudah terpancing emosi.

Saat menjelang buka puasa, beberapa kawasan justru semakin macet dengan hadirnya pasar tumpah sebagai lokasi menjajakan panganan berbuka puasa.

Baca Juga :  Prabowo Tegaskan Akan Turunkan Harga Listrik 100 Hari Setelah Dilantik

Pilih rute

Saat menjelang buka puasa, beberapa kawasan justru semakin macet dengan hadirnya pasar tumpah. Untuk itu, pilih rute yang bisa diandalkan sebelum jalan. Peta navigasi digital bisa dipakai sebagai bahan rujukan.

Jaga emosi

Kalau ada pengemudi lain yang memancing amarah, coba tarik nafas dan buang lewat mulut. Lakukan sebanyak 3 kali sampai Anda merasa tenang. Hal ini dilakukan agar ada oksigen yang masuk ke otak jadi bisa berpikir jernih. Dan kita tidak terpancing untuk melakukan tindakan tidak terpuji.

“Menjaga emosi saat berkendara sangat penting untuk dilakukan. Karena hal ini berkaitan dengan keselamatan berkendara. Pastikan emosi selalu terkontrol saat berkendara dan kondisi kendaraan mobil anda selalu prima dengan melakukan service rutin di bengkel-bengkel Auto2000,” ungkap Ricky Martawijaya. (OSY)

Loading...

Baca Juga