oleh

Sat Reskrim Polres Tangerang Selatan, Berhasil Ungkap Kasus Curas

Leaderboard_720x120

 

Jakarta ,- Suaramerdeka.id- Kasus tindak kejahatan masih saja merajarela di Indonesia, sebagai mana atensi dengan tindakan tegas dan terukur bagi pelakunya. Namun hal demikian tidak membuahkan hasil jera dari para pelaku niat kejahatan tersebut, kali ini Sat Reskrim Polres Tangerang Selatan melalui konferensi persnya mengungkap keberhasilan dalam mengamankan para pelaku Curas. Selasa , (7/8).

Konferensi Pers Polres Tangerang Selatan  Terkait Ungkap Kasus Pencurian dengan Kekerasan tersebut dilaksanakan pada hari  Selasa 7 Agustus 2018 pukul 10.00 Wib bertempat di Loby Polres Tangerang Selatan.
Yang dibuka oleh Kapolres Tangerang Selatan Akbp Ferdy Irawan, S.IK., M.Si serta didampingi Wakapolres Kompol Arman, S.IK., M.Si., Kasat Reskrim Akp A Alexander SH., S.IK., MM., M.Si dan Kasubag Humas Iptu Sugiyono.

Kejahatan tersebut berlokasi di Tol BSD Km. 8 Serpong, Tangerang Selatan (dibuang dan ditemukannya Korban oleh Petugas Jalan Tol)
dan dengan dasar : LP/ 596 / K / VI / 2018 / Res Tangsel, Tanggal 26 Juni 2018. Yang mana adanya korban bernama Totok Sunarto, Pengemudi Ojek Online, Alamat : Jalan Griya Cendikia RT 2/6 Kecamatan Gunung Sindur, Bogor.

Modus operandi para pelaku dengan Mengaku sebagai anggota Polri dari Satuan Narkoba kemudian menuduh korban pengguna narkoba, kemudian melakukan penyiksaan / kekerasan kemudian melakukan perampasan atas barang berharga milik korban. Dengan menggunakan Mobil Xenia warna hitam (sedang dicari), Pisau
Dan Benda sejenis tampak sebagai Senjata Api (Pistol)

Dengan para saksi – saksi yang dikumpulkan yakni: Rizki (Petugas Jalan Tol BSD yang menemukan Korban), Gunawan (Petugas Polri yang melakukan Cek TKP).

Serta berikut data – data dari para tersangka:
DA alias Andri alias Boler (24 Th), Jakarta 12 Desember 1994, Laki-Laki, alamat : Jalan Otista Gang H Maung, Kedaung, Pamulang (dilakukan tindakan tegas terukur pada kaki  karena berusaha melawan Petugas). Yang mana Pelaku tersebut yang berperan dengan Mengajak korban masuk ke mobil dengan mengaku sebagai anggota satuan Narkoba dan membawa motor milik korban.

dan tersangka berikutnya ialah : BD Alias Billy Alias Wawan (28 th), Bogor 04-05-1990, alamat : Babakan, Pekapuran Rt 01/04, Cimanggis Depok yang mendapatkan hadian timah panas dari anggota Reskrim Porles Tangerang Selatan, (Dilakukan tindakan tegas terukur pada kaki karena melawan Petugas) pelaku mempunyai peran dengan dengan menjadi Inisiator / Perencana perbuatan jahat serta mengaku sebagai anggota satuan Narkoba, bahkan turut memukuli korban dan mengambil barang berharga yang ada pada korban termasuk sepeda motor korban serta yang menyewa mobil yang digunakan pada aksi kejahatan.

Baca Juga :  Ratusan Botol Miras Disita Hasil Operasi Pekat Semeru

Dan pelaku berikutnya ialah: AJ Als Andi (33 th), Jakarta 25-01-1985, alamat : Jl.Caman Raya Gg. Bersama, Bekasi.*(Dilakukan tindakan tegas terukur pada kaki karena melawan Petugas), dengan mempunyai Peran :melakukan kekerasan terhadap korban dan memakaikan Lakban pada mata korban Sama halnya dengan tersangka RP Als Rini (16 thn), Jakarta, 16-04-2002, alamat : Jalan jagakarsa RT 03/03 Pasar minggu, Jakarta Selatan yang berperan Turut Serta dalam kejahatan dengan turut memukuli korban (merupakan Pacar dari Tersangka 3)

Kapolres Tangerang Selatan mengungkapkan kronologis kejadian dimana Pada Tanggal 26 Juni 2018, Team Vipers mendapatkan laporan dari Saksi 1 (satu)  bahwa ybs menemukan orang tidak sadarkan diri di tepi Jalan Tol BSD KM 8 Serpong Kota Tangerang Selatan

“Team Vipers segera melakukan Cek dan Olah TKP serta melakukan tindakan kemanusiaan dengan mengantarkan yang tidak sadarkan diri (korban) ke RSUD Kota Tangerang Selatan.
kemudian berusaha mengumpulkan petunjuk termasuk rekaman CCTV milik pengelola Jalan Tol yang hasilnya tidak terlalu signifikan” ungkapnya.

Lanjut beliau,  “Esok nya setelah Korban sadar, Team Vipers segera melakukan wawancara dan cek serta olah TKP ulang dan diketahui bahwa pada tanggal 25 Juni 2016 korban (pengemudi Ojek Online) yang pada saat itu sedang berada di Depan Hotel FM3 Kota Tangerang tiba tiba didatangi sebuah mobil dan diperintahkan masuk ke mobil tersebut, Di dalam mobil tersebut kemudian korban mendapatkan siksaan dan dituduh mengkonsumsi Narkoba oleh para pelaku yang mengaku sebagai anggota Satuan Narkoba, kemudian untuk dapat terbebas dari masalah para pelaku mengambil secara paksa semua barang milik korban termasuk sepeda motor. Dan setelah semua barang berharga milik korban diambil termasuk dompet dan HP, korban dibuang di pinggir jalan” paparnya.

Baca Juga :  6 Bulan Jadi Pengedar, Suami Istri Dibekuk Polsek Cengkareng

Lanjut menerangkan dari Kronologis Penangkapan, “Dari hasil Penyelidikan dan Informasi masyarakat serta keterangan korban,  Team Vipers berhasil mengamankan Tersangka 1 an.Dwi Andriansyah pada hari Kamis 12 Juli 2018 di Jalan Swadaya 1 RT 13 / 10 Pejaten Timur, Pasar Minggu Jakarta Selatan dengan didapatkan barang bukti berupa 2 HP milik Korban. Upaya Team Vipers berlanjut yang kemudian pada hari sabtu 04 agustus 2018 pukul 01.00 wib melakukan penyelidikan terhadap tsk a.n BD (Aktor Intelektual) di Desa Cibuntu, Dusun Dua Rt 01/08 No.87 Cibitung Bekasi  dan tim langsung mengamankan  Tersangka 2 an.BD.” terangnya.

“Setelah di lakukan interogasi pelaku mengarahkan ke rumah tersangka lain.Sekira jam 04.00 wib Team Vipers mengarah ke Bogor dan mengamankan saudara AJ (Tersangka ke-3) bersama dengan pacarnya RP (tersangka 4).Selanjutnya para pelaku diambil keterangan di Mako Polres Tangsel untuk Pencarian Barang Bukti dan Pengembangan TKP lain” pungkasnya.

Dari hasil catatan yang didapat ialah sebagai berikut: Para pelaku pernah melakukan Aksi nya di wilayah hukum Polres Tangsel sebanyak 2 kali dengan Modus yang sama (Pagedangan dan Ciputat), Hasil penelusuran Korban dengan TKP wilayah hukum Pagedangan (TKP depan AEON), korban tidak melakukan pelaporan karena menganggap bahwa para pelaku adalah anggota Polri (sungguhan), Tersangka 2 pernah melakukan tindak kejahatan dengan modus serupa di daerah lain dengan Pelaku yang berbeda (beda kelompok), Mobil yang digunakan untuk melakukan aksi kejahatan selalu merupakan mobil yang disewa (Rental) dan Korban dalam perkara ini mengalami luka yang cukup parah (Tulang Rusuk patah) akibat tindakan kekerasan yang dilakukan para pelaku.

Berikut barang bukti yang berhasil diamankan:
2 (dua) buah dompet, KTP dan SIM a.n Totok Sunarto (Korban), Nota sewa mobil Xenia warna hitam B 1342 EKI, 1 (satu) unit Hp merk Samsung J1 serta 1 (satu) unit Hp merk Lenovo K. Dan dari aksi kejahatan tersebut, para pelaku dikenakan dengan Pasal : Pencurian dengan Kekerasan sesuai Pasal 365 KUHPidana

Leaderboard_720x120
Loading...

Baca Juga