oleh

Sandiaga Uno: Korporatisasikan Pertamina Agar 84% Ladang Minyak Tidak Dikelola Asing

Leaderboard_720x120

Oleh Iman Supriyono, CEO SNF Consulting, IG @imansupri

Tahukah Anda bahwa ladang-ladang minyak kekayaan bumi pertiwi ini 84% dioperasikan oleh Asing? Tahukah Anda Pertamina tidak melakukannya bukan karena tidak bisa secara teknologi? Tahukah Anda bahwa ketidakbisaan Pertamina adalah karena tidak pernah melakukan korportisasi?

Tahukah Anda bahwa secara teknologi sebenarnya BUMN PT Aneka Tambang mampu mengelola tambang-tambang emas. Sebagai perusahaan yang telah memiliki akar sejarah sejak jaman penjajahan, kemampuan itu sudah dimilikinya sejak jaman Belanda. Lalu kenapa emas di Grasberg Papua harus dikelola Freeport McMorran? Tumpang Pitu Banyuwangi mesti dikelola Merdeka Gold? Mengapa Batu Hijau Sumbawa mesti dikelola Newmont? Mengapa bukan Antam? Tahukah bahwa semua itu terjadi karena Antam tidak melakukan korporatisasi?

Tahukah Anda PTDI sebenarnya berpotensi mejadi pabrikan peswat terbang terbesar ketiga dunia seperti yang saat ini diduduki oleh Embraer si BUMN Brazil? Tahukah Anda bahwa kita sejauh ini bangga dengan PTDI sebagai pabrikan pesawat tapi membiarkan bandara-bandara kita diisi oleh Boeing, Airbus dan Embraer? Tahukah Anda bahwa semua itu disebabkan karena PTDI tidak melakukan korporatisasi sementara Embraer melakukan korporatisasi?

Baca Juga :  Merdeka Yang Masih Konon, Catatan Kecil Pojok Warung Kopi Ndeso

Tahukah Anda bahwa DHL adalah kantor pos Jerman yang melakukan korporatisasi dan kemudian menguasai pasar dunia termasuk pasar PT Pos Indonesia yang tidak melakukan korporatisasi? Tahukah sebenarnya PT Pos Indonesia juga berpeluang menjadi seperti DHL jika melakukan korporatisasi?

Tahukah Anda bahwa BUMN-BUMN kita sampai saat ini tidak melakukan korporatisasi dan membiarkan pasarnya dikuasai perusahaan-perusahaan asing? Tahukah Anda bahwa selama ini kita marah dengan penguasaan asing itu tapi juga menolak dilakukannya korporatisasi BUMN? Tahukah Anda baha selama ini kita berpegang pada anggapan salah bahwa korporatisasi sama dengam menjual aset negara? Lucu kan? Tidak ingin ekonomi negeri ini dikuasai asing tapi juga menolak korporatisasi BUMN. Padalah korporatisasi adalah syarat mutlak untuk menjadikan BUMN mampu menguasai ekonomi dalam negeri bahkan kemudian menguasai ekonomi dunia seperti Embraer dan DHL?

Dalam kondisi kelucuan itu muncul nama Sandiaga Uno sebagai kandidat wapres. Dia adalah orang yang selama ini mengendalikan Saratoga Investama. Saratoga adalah sebuah perusahaan investasi yang pekerjaaan sehari-harinya memastikan bahwa perusahaan-perusahaan investee-nya melakukan proses korporatisasi sehingga omzet, aset, laba dan nilainya naik berlipat.

Baca Juga :  Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi Terbentuk, KPN-GP 2019 Siap Koordinasi

Berdasarkan catatan SNF Consulting, Sandi memiliki setiap keahlian yang dibutuhkan untuk melakukan korporatisasi perusahaan. Dengan demikian, Sandi berkemampuan untuk melakukan korporatisasi Pertamina agar 84% ladang minyak kita tidak dikelola asing seperti selama ini. Melakukan korporatisasi Antam agar tambang-tambang emas negeri ini tidak perlu dikelola asing. Menjadikan Antam seperti Vale si BUMN Brazil yang mengoperasikan tambang di Sorowako. Menjadikan PTDI seperti Embraer si BUMN Brazil produsen pesawat terbang ketiga terbesar dunia.

Tantangannya, Sandi harus melawan opini salah bahwa korporatisasi sama dengan menjual aset negara. Harus menjelaskan apa beda korpooratisasi dengan menjual aset negara. Beranikah? Kita tunggu program-program yang akan menjadi materi kampanye Sandiaga Uno. O ya, tentang apa itu korporatisasi secara lebih rinci bisa dibacca di blog saya www.imansupriyono.wordpress.com atau ikuti grup telegram saya @sarapanpagi

Ditulis di Sorong, 10 Agustus 2018

Leaderboard_720x120
Loading...

Baca Juga