oleh

LSM BARAPEN : Presiden Harus Segera Mengambil Langkah Tegas Terhadap Para Mavia Ilegal Maning di Papua

Leaderboard_720x120

Jayapura, Suaramerdeka.id – Mavia ilegal maning di provinsi papua, bukanlah masalah baru, Sudah begitu banyak Perusahan yang merusakan lingkungan serta merugikan Negara dan masyarakat.

Yang paling terbesar adalah sumber daya alam seperti Emas yang dicuri para Mavia Ilegal Maning ,dan terkesan ada pembiaran dari pemerintah Papua dalam mengambil kebijakan.

Ketua LSM BARAPEN Provinsi Papua Edison Suebu, SH. mengatakan, pihaknya pernah menyurati Kapolda Papua dan Dinas Pertambangan Provinsi Papua, agar mengusut tuntas dan menindak tegas para pelaku Mavia Ilegal maning yang masih beroperasi di Nabire dan sekitarnya.

“Namun sampai saat ini belum juga ada tindakan serius yang di ambil oleh pemerintah, para mavia ilegal maning masih tetap beroprasi, seperti yang sekarang terjadi di Kabupaten Nabire dan Paniai, sudah banyak Emas yang hilang dicuri kalau dihitung bisa mancapai ratusan milyar dan bahkan trilyunan, ini sangat merugikan Negara dan masyrakat bahkan Regenerasi yang akan datang”, ungkapnya di Jayapura saat dikonfirmasi, Kamis (16/08/2018).

Baca Juga :  Diduga Palsukan Surat, Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun Dipolisikan

Menurutnya, pemerintah Papua harus bekerja sama dengan Aparat penegak hukum agar mengusut tuntas semua kekayaan Pengusaha Mavia Ilegal maning yang masih beroperasi di Nabire dan sekitarnya, Nama-nama parusahan sangat mudah diketahui dan bisa ditelusuri.

“Pemain Ilegal Loging seperti Labora Sitorus saja bisa di Penjarakan, kekayaan di sita bahkan dan rekeningnya di Blokir oleh Negara karena hasil dari Ilegal Loging tersebut, kenapa para Pengusaha Ilegal Maning di Kabupaten Nabire dan Paniai tidak bisa di Proses”, jelasnya.

“Sebagai putra papua saya meminta kepada Bapak Presiden RI agar segera mengambil langkah tegas terhadap pengusaha Ilegal Maning maupun pemain Ilegal Login di Papua”, harap Ketua LSM Barapen papua Edison Suebu. (JEFRI SOWE)

Leaderboard_720x120
Loading...

Baca Juga