oleh

Tjoe Tjoe Sandjaya: Advokat Harus Faham dan Menguasai IT

SUARAMERDEKA.ID – Ketua Umum Kongres Advokat Indonesia (KAI) Tjoe Tjoe Sandjaya SH. MH menekankan agar para Advokat faham dan menguasai teknologi digital (IT).

Menurutnya seorang Advokat harus faham dan mampu menggunakan IT. Sebab kata Tjoe Tjoe ada 3 Kelemahan yang mereka miliki yakni Manajemen, marketing dan IT. Selain itu Tjoe Tjoe Sandjaya menilai bahwa penegakan hukum di Indonesia masih lambat. Dan semua penegak hukum dibiayai negara kecuali Advokat.

Hal ini disampaikan Tjoe Tjoe Sandjaya pada saat Konferensi Daerah (Korda) ke lll Sumsel di hotel Paninsula kota Palembang Jumat (30/8/2019) kemarin.

Selain itu juga dihadapan Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru, Tjoe Tjoe Sandjaya berharap pemerintah dapat membantu merelealisasikan dan merekomendasikan ke pihak perusahaan program 1 Desa 1 Advokat.

“Kedepan KAI hanya minta pemerintah dapat memberikan biaya pendidikan atau diklat. Dan dapat merealisasikan program 1 DESA 1 ADVOKAT. Serta merekomendasikan ke Perusahaan untuk layanan konsultasi dan pendampingan hukum kepada masyarakat. Melalui dana CSR,” kata Tjoe Tjoe Sandjaya.

Sementara Gubernur Sumsel H. Herman Deru SH. menyambut baik program tersebut, karena menurutnya betapa pentingnya peran Advokat serta pemerintah siap besinergi dengan KAI untuk pendidikan hukum bagi warga Sumsel.

Baca Juga :  Pelajar Berusia 16 Tahun Jatuh Kejurang Sedalam 200 Meter

Di kesempatan itu Herman Deru memberikan eksperimen sistem kerjasama KAI dengan Pemerintah Sumsel, untuk melakukan pembinaan hukum terhadap Pengurus dan anggota Karang Taruna yang tersebar di 3500 Desa dan Kelurahan Se-Sumatera Selatan.

“Karena telah disiapkan dana 17 Miliar bagi Karang,Taruna di 17 Kabupaten/ Kota se-Sumsel” Papar Gubernur Sumatera Selatan ini dihadapan para peserta Konferda yang terdiri atas Pengurus DPD dan DPC KAI SE-SUMSEL.

Lebih lanjut Gubernur mengatakan bahwa Profesi Advokat sebagai salah satu penegak hukum adalah merupakan profesi terhormat (officium inoble), dan masih banyak masyarakat yang belum faham hak dan kewajiban hukumnya.

“Banyak hak-hak mereka yang dirampas tanpa mereka sadari, maka peran advokat penting untuk membantu, mendampingi dan mengayomi mereka,” Tegas Gubernur.

Baca Juga :  Ketua DPC KAI Muara Enim Sayangkan Pengusiran Advokat Oleh Oknum Polisi

Dalam Konferensi Daerah tersebut, M. Aminuddin SH. MH. kembali terpilih kembali menjadi ketua KAI Provinsi Sumatera Selatan Periode 2019 – 2024 dan siap akan meningkatkan kembali peran dan Kiprah KAI kedepan.

” Terima Kasih kepada rekan-rekan yang telah mempercayai kami untuk kedua kalinya memimpin KAI Sumsel. Saya akan berusaha mewujudkan program yang telah ditetapkan pada Konferda Ke III ini. Tentu saja dengan dukungan serta peran aktif Pengurus dan Anggota DPD maupun DPC KAI Se-Sumsel,” ujar Amin. (SHM)

Loading...

Baca Juga