oleh

Polres Muna Gelar Patroli Keamanan Pelajar Mulai Awal September 2019

SUARAMERDEKA.ID – Polres Muna akan menggelar Patroli Keamanan Pelajar untuk menekan kenakalan pelajar yang mulai marak terjadi di wilayah hukumnya. Patroli ini mulai di gelar pada awal bulan September 2019.

Kepastian kegiatan patroli ini disampaikan oleh Kapolres Muna AKBP. Agung Ramos Paritongan Sinaga saat memberikan arahan di SMA Negeri 1 Raha Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara, Sabtu (31/8/2019). Arahan ini diberikan usai terjadinya penyerangan pelemparan ke pelajar SMA Negeri 1 Raha, yang dilakukan oleh sekelompok pelajar dari salah satu sekolah kejuruan di Raha.

“Begitu banyaknya laporan serta kejadian yang melibatkan pelajar SMP dan SMA sederajat yang terkesan terlepas kontrol. Baik pada malam hari, maupun siang hari. Khususnya pada saat jam pelajaran berlangsung atau selesai. Dimana ada beberapa kelompok pelajar sering melakukan penyerangan ke sekolah lainnya,” kata kapolres Muna.

Lanjutnya, perilaku negatif pelajar ini mengakibatkan sejumlah warga dan pengguna jalan pada titik tawuran antara pelajar menjadi resah. Pasalnya, mereka takut dengan lemparan batu nyasar, seperti yang terjadi pada hari Sabtu lalu. Menyikapi persoalan ini, Kapolres Muna memutuskan untuk menggelar Patroli Keamanan Pelajar pada awal bulan ini.

Baca Juga :  Ngantuk, Mobil Jatuh di Jurang Warangga Sulawesi Tenggara
“Bahwa diawal minggu pertama di bulan September 2019, kegiatan Patroli Keamanan Pelajar akan mulai dilaksakan. Kegiatan ini dilakukan demi untuk memberikan perhatian kepada anak-anak kita sebagai penerus bangsa. Agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas tanpa kontrol. Baik itu bolos disaat sekolah, ikut tawuran, berkeliaran pada malam hari. Apalagi dengan ikut dalam kegiatan balap liar yang dapat merugikan orang lain dan diri sendiri,” terang Kapolres Muna.

Agung Ramos menambahkan, kegiatan ini tidak hanya melibatkan Polres Muna, Dinas Pendidikan, Pamon Praja, Camat, Lurah dan Desa ikut terlibat di dalamnya. Jika petugas Polres Muna mendapati pelajar yang melakukan hal-hal negatif, maka mereka akan langsung berkoordinasi kepada guru dan orangtua yang bersangkutan. Selanjutnya, akan diputuskan langkah apa yang dirasa terbaik untuk memperbaiki perilaku negatif tersebut.

“Siapapun pelajar yang kami dapatkan pada jam sekolah, akan kami amankan di Polres. Selanjutnya kami akan panggil guru dan orang tuanya. Begitupun pada malam hari. Jika kami dapatkan masih berada di luar rumah atau lagi balap liar, maka kami juga amankan, kemudian orng tuanya kami panggil. Dan jika ada permintaan orang tua minta anaknya dibina, maka kami dari kepolisian, siap juga melaksakan,” jelas Agung Ramos.

Baca Juga :  Askab Banyuwangi Dukung Murai Soal Polemik Kegiatan Musrembangdes

Sementara itu ditempat yang berbeda, ratusan guru dan kepala sekolah yang mengikuti rapat rencana pelaksanaan cerdas cermat Kapolres Cup II yang dilaksanakan di Aula Arya Guna Polres Muna, Senin (2/9/2019), mengapresiasi Patroli Keamanan Pelajar yang dibentuk oleh Kapolres Muna dan jajarannya. Mereka juga mendukung dilaksanakannya kegiatan ini secepat mungkin.

“Kami justru berterima kasih kepada pak Kapolres dan jajarannya atas Patroli Keamanan Pelajar. Kami berharap agar cepat dilaksanakan. Agar pelajar mereka dapat menjadi pelajar yang berhasil. Menjadi pelajar yang berguna bagi nusa dan bangsa,” ujar Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Raha, Lagani SPd MPd. (MAC)

Loading...

Baca Juga