oleh

Aliansi Rakyat Terbohongi Capres-Cawapres 2019 Serukan Emak-Emak Militan Konsolidasi Akbar

SUARAMERDEKA.ID – Ex relawan Prabowo Sandi dari kelompok Relawan Senyum Milenial PAS (Prabowo Sandi) menginisiasi terbentuknya Aliansi Rakyat Terbohongi Capres-Cawapres 2019. Mereka mengajak seluruh relawan ex pendukung terutama Emak-Emak Militan yang merasa tertipu atau dibohongi untuk melakukan konsolidasi akbar.

Ketua ex Relawan Senyum Milenial PAS, David, menuturkan, saat Prabowo memutuskan untuk bergabung di kabinet Jokowi, banyak relawan yang kecewa dengan keputusan tersebut. Kekecewaan tersebut memuncak saat Sandiaga Uno menerima tawaran kursi menteri dari Jokowi.

“Saya melihat dan mendengar langsung kemarahan, kekecewaan dan ketidakterimaan ex relawan 02. Memuncak ketika Sandiaga Uno melabuhkan dirinya ke pemerintahan saat ini. Dengan dalih apapun, Bang Sandi telah mencoreng nama Bang Sandi sendiri di mata publik. Terutama komunitas emak-emak militan yang melekat pada diri Bang Sandi,” kata koordinator Aliansi Rakyat Terbohongi Capres-Cawapres 2019 ini saat dihubungi melalui sambungan selular, Selasa (29/12/2020) malam.

Pada pilpres 2019 lalu, David menilai, sosok Sandi adalah sentra utama penyebab relawan memilih pasangan 02, terutama emak-emak militan. Di tengah kondisi ekonomi bangsa yang terpuruk, muncul anak muda ganteng, humble, dengan visi keekonomian yang menjanjikan.

“Kalau kita lihat pada pilpres 2019 kemarin. Sebenarnya masyarakat Indonesia lebih memilih 02 karena sosok Sandiaga Uno, bukan Prabowo. Bang Sandi dianggap sebagai tokoh perubahan dengan berbagai konsep ekonomi yang ditawarkan kepada emak-emak. Makanya yang marah besar adalah emak-emak militan,” ujar David.

Aliansi Rakyat Terbohongi Capres-Cawapres 2019 Serukan Emak-Emak Militan Konsolidasi Akbar

Emak-emak militan ini, lanjutnya, merasa dibohongi dan dikhianati oleh pasangan 02. Mereka merasa perjuangan, pengorbanan dan militansinya selama kontestasi pada akhirnya hanya dijadikan alat politik belaka. David menilai, emak-emak militan merasa demi jabatan, Prabowo dan Sandi rela meninggalkan pendukungnya, malah bergabung dengan sosok yang ingin mereka tumbangkan.

“Dalam konsolidasi akbar ini, saya sebagai koordinator akan membuat secara daring via zoom untuk mengindentifikasi apa saja kekecewaan ex pendukung paslon 02. Sehingga bahan dari konsolidasi ini akan saya bawa menghadap pak Prabowo atau bang Sandiaga Uno. Saya mengajak seluruh elemen ex pendukung prabowo sandi untuk sama sama bergabung dalam konsolidasi akbar ini,” tegas David.

Ia meyakini, the power of emak-emak adalah salah satu kekuatan besar yang mampu merubah Indonesia. Menyatukan emak-emak militan dalam sebuah forum akbar akan menghasilkan pernyataan sikap dengan potensi gerakan massa yang loyal.

“Jangan pernah meremehkan power of emak-emak. Mereka sudah terbukti solid, kuat dan yang pasti militan. Kita buktikan nanti di 2 Januari 2021,” tutup David. (OSY)

Baca Juga :  Menguji Janji Capres, Sebuah Opini Tony Rosyid
Loading...

Baca Juga