oleh

FPUI Banten: Makmurkan Masjid, Tolak TKA China

SUARAMERDEKA.ID – Forum Persaudaraan Umat Islam Provinsi Banten (FPUI Banten) meminta masyarakat agar tetap makmurkan masjid ditengah pandemi covid-19. Selain itu mereka juga menyatakan menolak masuknya TKA China ke Indonesia.

Ketua FPUI Banten KH. Enting Abdul Karim di Ponpes Al Islam Kota Serang, Rabu (20/5/2020) menyampaikan 7 pernyataan sikap dan keprihatinan terhadap persoalan keumatan dan kebangsaan yang tengah terjadi saat ini.

Ia mendesak DPR RI memasukkan TAP MPRS Nоmоr 25/MPRS/1966 tеntаng Larangan Ajаrаn Komunisme/Marxisme-Leninisme ke dаlаm Rancangan Undang-undang Haluan Idеоlоgі Pаnсаѕіlа dan menyerap aspirasi ulama dalam perumusan RUU haluan ideologi pancasila. Ia juga meminta Presiden Republik Indonesia untuk mencabut (Perppu) No. 1 tahun 2020 tentang corona karena bertentangan dengan UUD 1945 dan Berpotensi terjadinya Korupsi kolektif yang terlindungi dan meminta MK segera membatalkannya, Juga menyerukan kepada DPR RI untuk membatalkan Perpu tersebut.

“Menolak pengesahan UU Minerba No.4/2019 yang cenderung dipaksakan ditengah pandemi covid-19 untuk mengakomodir kepentingan elite dan asing,” kata Ketua FPUI Banten.

Ia menyeru kepada Masyarakat, ulama, Cendikiawan Muslim, umat dan para aktivis untuk mewaspadai gerakan komunis gaya baru yang memasuki ruang-ruang kekuasaan dan memberikan jalan penguasaan lahan oleh negara komunis melalui investasi.

“Menolak segala bentuk Kriminalisasi dan perlakuan hukum yang diskriminatif terhadap ulama , habaib juga umat Islam pada umumnya,” ujar KH Enting.

Ia juga menolak masuknya TKA China ke Indonesia dan meminta kepada pemerintah untuk menggunakan Tenaga Kerja Indonesia sebagai upaya mengatasi pengangguran akibat dampak pandemi covid-19.

“Menyerukan kepada umat Islam untuk tetap makmurkan masjid dengan kegiatan shalat berjamaah seperti shalat fardhu, shalat Jumat dan shalat Idul Fitri serta kegiatan sosial ekonomi umat. Semoga Allah persatukan umat Islam dan memberikan perlindungan pada kita semua,” tutup KH Enting. (AMN)

Loading...

Baca Juga