oleh

Lazisnu Lampung Dibekukan PWNU, Uang Pribadi Pengurus 1,2 Miliar Diikhlaskan?

SUARAMERDEKA.ID – Dibekukannya kepengurusan Lazisnu Lampung oleh PWNU Lampung disebut-sebut mengungkap ada sejumlah uang pribadi pengurus yang digunakan untuk menjalankan program-program yang ada. Uang pribadi tersebut dikeluarkan oleh 2 pengurus dengan jumlah total lebih dari 1,1 milar.

Permasalahan ini terungkap melalui pernyataan pers yang dibuat oleh Ketua Lazisnu Lampung Hasannudin Ereza pada Sabtu 29 Agustus 2020. Keterangan pers tersebut dibuat untuk mengklarifikasi permasalahan pembayaran kotak Koin NU.

Pada pernyataan pers tersebut, Hasan menyebut kepengurusannya secara tiba-tiba dibekukan oleh PWNU Lampung selaku induk badan usaha Lazisnu Lampung pada tanggal tanggal 29 Juni 2020.

“Pada tanggal 29 Juni 2020 tiba-tiba PWNU Lampung tiba-tiba membekukan kepengurusan PW NU Care Lazisnu Lampung beserta seluruh program-programnya. Termasuk program penggalangan koin NU dan koin muktamar dibawah Direktur Koin NU dan Koin Muktamar Andi Warisno,” ujar Hasan.

Pada bagian akhir, Hasan melampirkan rincian pembiayaan. Terdapat tabel yang merinci uraian kegiatan, jumlah yang harus dibayar, jumlah sudah dibayar, kekurangan dan keterangan.

Dibawah tabel tersebut, terdapat beberapa keterangan:
Menggunakan dana Lazisnu 54.000.000.
Menggunakan dana Ketua Lazisnu 70.000.000.
Dana masuk dari penjualan kalender 124.000.000.
Menggunakan dana pribadi Direktur Program Koin NU senilai 1.071.200.000.

Semua program yang dilaksanakan telah dimusyawarahkan dan disetujui oleh pimpinan PW Lazisnu dan PW NU Provinsi Lampung.

Ditandatangani oleh Ketua PW Lazisnu provinsi Lampung Hasannudin Ereza M.Pd.I dan Direktur Program Koin NU Andi Warisno.

Lazisnu Lampung Dibekukan PWNU, Uang Pribadi Pengurus 1,2 Miliar Diikhlaskan?
Rincian Pembiayaan

Saat dihubungi, Hasannudin Ereza membenarkan ada uang pribadi miliknya dan Andi Warisno sejumlah yang tertulis di rincian pembiayaan. Uang pribadi tersebut dikeluarkan untuk menjalankan program-program LazisNu Lampung.

Saat dikonfirmasi, terkait uang pribadinya sejumlah 70 juta yang dipakai untuk menjalankan program yang ada, ia mengaku tidak ingin mempermasalahkan.

“Ya kita ikhlaskan saja. Kita hanya berniat membantu menyukseskan kegiatan muktamar NU di Lampung awalnya,” kata Hasan melalui pesan WA, Jumat (4/9/2020).

Ia menolak berkomentar saat ditanya nasib uang pribadi Andi Warisno.

“Tanyakan saja ke beliau,” ujarnya.

Namun ia membenarkan jika uang pribadi Andi Warisno yang terapakai sejumlah 1.071.200.000.

“Betul untuk cetak kalender, batik dan pembayaran pesanan kotak,” imbuhnya.

Sementara itu Andi Warisno saat dikonfirmasi, mengaku sudah mengihlaskan uang pribadinya.

“Njeh (iya-red) Insyaa Allooh begitu,” jawabnya melalui pesan WA, Jumat (4/9/2020).

Terkait permasalahan ini, Ketua PWNU Lampung Prof Dr H Moh Mukri MAg belum menjawab saat dikonfirmasi. (OSY)

Loading...

Baca Juga