oleh

Midul Makati Resmi Mendaftarkan Diri Sebagai Kandidat Ketua Wilayah GPI Jakarta Raya

SUARAMERDEKA.ID – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Islam (PW GPI) Jakarta Raya berencana menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) untuk memilih Ketua Wilayah Jakarta Raya yang baru.

Perhelatan tersebut rencana akan digelar di Gedung Pemuda Rawamangun Jakarta, pada hari, Minggu (14/11/2021).

Saat ditemui di Markas GPI Menteng Raya No. 58, Selasa (9/11/2021). Jainal Labalawa Menjelaskan. Bahwa Panitia SC telah membuka pendaftaran bakal calon (Balon) untuk kandidat yang mau mendaftar diri sebagai Ketua Wilayah GPI Jakarta Raya.

“Kami Panitia SC telah menentukan Syarat dan Ketentuan, bagi Kader atau Anggota yang ingin mencalonkan diri sebagai Ketua Wilayah Jakarta Raya,” jelas Jainal.

“Pendaftaran telah kami buka mulai hari, Selasa (8/11/2021) sampai dengan hari, Jum’at (12/11/2021). Mulai pukul 19.00 – 24.00 WIB,” lanjut Ketua Bidang Kaderisasi Komisariat GMNI Unija.

Baca Juga :  Bupati Kapuas Terus Tingkatkan 10 Program Pokok PKK

Jainal Labalawa yang biasa akrab disapa Enal tersebut juga menyampaikan. Bahwa sampai dengan saat ini, baru ada 1 calon kandidat yang resmi mendaftar.

“Sampai dengan malam ini, kami dari Panitia SC baru menerima 1 kandidat, yang telah mengambil formulir pendaftaran secara resmi. Yaitu saudara Midul Makati yang biasa akrab disapa Mike,” tandas Enal.

Sedangkan ditempat dan waktu yang sama, Midul Makati menambahkan. Bahwa dia mencalonkan diri dan mengusung Visi perubahan untuk GPI Jakarta Raya yang lebih baik.

“Visi saya adalah ‘Mewujudkan GPI sebagai Organisasi Pemuda Islam yang mempunyai eksistensi optimal dalam dinamika pergerakan serta memberikan sumbangsih terhadap Agama, Bangsa dan Negara’,” ujar Midul.

Baca Juga :  Gubernur DKI Jakarta Menghadiri Perayaan Waisak Nasional 2021

Mahasiswa S2 Hukum Jayabaya tersebut juga menyampaikan, bahwa ada tiga Misi yang menjadi prioritas dia mencalonkan diri. Diantaranya adalah :

1. Membina relasi yang baik dalam internal maupun eksternal organisasi dengan tetap memperhatikan AD/ART dan semangat organisasi.

2. Melakukan pengkaderan secara kontinyu dengan memperhatikan aspek kwalitas dan kwantitas.

3. Mengerahkan seluruh potensi GPI dalam upaya mewujudkan tujuan organisasi dan menghadirkan program kerja secara berkala dan berkelanjutan. (AMN).

Loading...

Baca Juga