oleh

Pak Prabowo, Marahnya Anda Ke Edhy Bisa Saja Sandiwara, Tapi Marahnya Rakyat Kepada Anda Itu Nyata

Pak Prabowo, Marahnya Anda Ke Edhy Bisa Saja Sandiwara, Tapi Marahnya Rakyat Kepada Anda Itu Nyata

Ditulis oleh: Ahmad Khozinudin, Sastrawan Politik.

Hashim Djojohadikusmo menyebut Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sangat marah dan kecewa dengan Edhy Prabowo karena diduga menerima suap kasus perizinan ekspor benur lobster. Dalam konferensi pers di bilangan Jakarta Utara, Hashim menceritakan bagaimana marahnya Prabowo terhadap Edhy.

Edhy dianggap telah mempermalukan Prabowo dan juga keluarga besarnya. Bahkan menurut Hasyim, Prabowo sangat kecewa dengan anak (Edhy) yang ia angkat dari selokan 25 tahun yang lalu. (Jumat, 4/12/2020)

Waduh Pak Prabowo, woles saja lah. Itu Edhy ketangkap KPK hanya apes saja. Korupsi dalam sistem demokrasi itu lumrah, tak ada yang aneh. Masalah Edhy itu bukan pada korupsinya, tapi ketahuan dan ketangkap KPK-nya.

Kalau tak ketahuan, tak ada OTT KPK, publik yakin anda tidak akan marah. Dan marahnya Anda saat ini, juga bukan karena korupsinya, tapi imbas bagi elektabilitas partai Anda.

Tidak perlu juga mengungkit masa lalu seorang Edhy. Biarpun dia dari selokan, Edhy tetaplah kebanggaan dan kesayangan keluarganya. Jika tidak bisa membela Edhy, atau memberi bantuan Edhy, jangan tambah derita Edhy dengan cerita masa lalunya.

Statement seperti itu juga akan dianggap publik lebai. Tak akan menolong elektabilitas Gerindra yang rontok gegara kasus ini.

Soal marah, tentu marahnya Pak Prabowo tak akan melampaui marahnya rakyat yang mendukung Anda, yang dahulu anda bersumpah akan timbul dan tenggelam bersama mereka.

Faktanya? Saat mereka tenggelam, anda malah naik sekoci dan menumpang di kapal Jokowi. Anda, bahkan menjadi Menhan Jokowi, yang dahulu dalam kampanye anda kritik sebagai antek asing.

Dimata mereka, anda tak lagi dianggap macan Asia. Sebagian yang lain bahkan menganggap anda mengkhianati mereka.

Marah ya marah, kecewa ya kecewa, tapi sekedarnya. Bagaimana pun Edhy Prabowo pernah menjadi orang kepercayaan Anda. Dunia mudah berubah.

Anda saja yang dulu rival Jokowi, sekarang menterinya Jokowi. Saya tak membela Edhy, tak ada hubungannya dengan Edhy apalagi partai Gerindra. Saya hanya mengingatkan, bahwa kemarahan dan kekecewaan rakyat kepada anda, jauh lebih besar ketimbang kemarahan dan kekecewaan Anda pada Edhy.

Ingat, Anda pernah berjanji akan timbul dan tenggelam bersama rakyat. Saat ini rakyat tenggelam, dan anda meninggalkan mereka.

Loading...

Baca Juga