oleh

Pengurus KONI Banyuwangi Pereode 2019-2023 Resmi Dilantik

SUARAMERDEKA.ID – Wakil Ketua Komite Olah Raga Nasional (KONI) Jatim, M. Nabil, Jumat ( 22/11/2019) melantik Mukayyin sebagai Ketua terpilih dan sejumlah kompeten pengurus KONI Banyuwangi masa bhakti 2019-2023 resmi dilantik bertempat di Aula Dinas Pariwisata.

Usai dilantik, Ketua KONI Banyuwangi Mukayyin, menyampaikan tiga hal yang akan dilakukannya selama 4 tahun ke depan dalam rangka mendongkrak prestasi olahraga di Kabupaten di Ujung Pulau Jawa. Tiga diantaranya menciptakan hubungan harmonisasi antara KONI dan Cabang Olahraga (Cabor).

“Ibarat keluarga, jika antara Bapak, Ibu dan Anak tidak harmonis, jangan harap bisa bahagia. Sama halnya antara KONI dengan Cabor. Jika tidak harmonis, sulit untuk dapat mencetak atlet berprestasi,” ucapnya.

Selain itu Mukayyin mengajak seluruh jajaran cabor agar melupakan dinamika yang terjadi saat Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI beberapa waktu lalu.

“Musorkab sudah berlalu. Ayo kita lupakan dinamika yang terjadi di masa lalu. Sudah saatnya kita melangkah bersama untuk kebaikkan para atlet,” pinta Ketua KONI Banyuwangi.

Kedua terkait pembagian ploting anggaran cabor. Mukayyin mengaku akan melanjutkan sistem yang telah dibuat oleh pengurus periode sebelumnya, dimana ploting anggaran cabor berbasis prestasi.

“Berbasis pretasi dimaksud, semakin banyak prestasi yang diraih Cabor, maka anggaran yang dikucurkan kepada cabor semakin besar. Sistem seperti ini sudah teruji dan dilakukan, sehingga cabor berlomba-lomba untuk meraih prestasi sebanyak-banyaknya,” tambah Mukayyin.

Lanjut Mukayyin, dengan sistem ini bisa untuk menghindari subjektifitas dalam pembagian anggaran Cabor.

“Dengan sistem ini maka tidak ada lagi, Cabor yang dekat atau mendukung Ketua saat Musorkav dapat anggaran lebih banyak atau sebaliknya. Meski tidak mendukung saat Musorkab, kalau memang dapat meraih banyak prestasi maka tetap mendapatkan anggaran besar. Dengan sistem seperti ini, maka tidak ada lagi nepotisme di tubuh KONI,” ungkapnya.

Ketiga yang harus dilakukan agar prestasi olahraga maksimal ialah adanya dukungan dari pemerintah daerah. Banyuwangi sudah maju. Saya berkeinginan sektor olahraga juga maju seperti sektor lainnya.

“Untuk itu kita butuh support dari pemerintah daerah untuk mendongkrak prestasi atlet,” imbuh Mukayyin.

Wakil Ketua KONI Jawa Timur, M. Nabil berpesan kepada pengurus KONI Banyuwangi yang sudah dilantik agar fokus terhadap pembibitan atlet. Sebab, dari bibit yang baik inilah nantinya akan bermunculan atlet yang dapat mengharumkan nama Banyuwangi, Jawa Timur, bahkan Indonesia.

“Dan hasil pembibitan atlet yang baik itu yang terpenting. Agar dapat mencetak atlet yang berprestasi,” kata Wakil Ketua KONI Jatim M Nabil. (BUT)

Loading...

Baca Juga