oleh

Polresta Banyuwangi Ringkus 3 Tersangka Pembuat Rapid Antigen Aspal

SUARAMERDEKA.ID – Tiga Pelaku pembuat dokumen hasil tes rapit antigen palsu yang berjalan tiga bulan lebih, dibekuk tim reskrim Polresta Banyuwangi.

Reskrim Polresta Banyuwangi, selama tiga bulan terakhir melakukan penyelidikan kasus ini. Dimana modus ini dijalankan untuk keperluan penyebrangan ke Pelabuhan Gilimanuk, Bali ataupun sebaliknya ke Ketapang Banyuwangi.

Kapolres Banyuwangi AKBP. Nasrun Pasaribu, mengatakan kalau modusnya saling kerjasama menawarkan jika ada pelaksanan proses rapid antigen dengan hasil negatif tanpa harus test.

“Dalam pengungkapan ini, anggota meringkus pelaku dan berhasil menyita barang bukti seperti laptop, printer, kertas cetak antigen palsu, serta merugikan nama salah satu klinik. ” ungkap Nasrun, dalam press conperence, Kamis (2/9/2021) di Mapolresta Banyuwangi.

Baca Juga :  GPI Peduli Umat Bagikan 2 Ribu Nasi Bungkus Untuk Warga Kolong Jakarta

Sementara pelaku ada tiga orang, ditangkap di tempat kejadian perkara (TKP) berbeda. Dua pelaku diduga sebagai tokoh utama, satu pelaku lainnya hanya turut serta atau perantara,” terang Nasrun.

Lanjut AKBP. Nasrun, bisnis ini sudah berjalan tiga bulan lamanya. Sementara pengakuan pelaku, baru membuat dokumen palsu tersebut sebanyak 48 kali.

“Untuk biaya pembuatan rapid test antigen sebesar Rp. 100 ribu. Dimana pembagian itu dibagi 60 persen dan 40 persen kepada masing-masing pelaku,” terangnya lagi.

Saat ini ketiganya ditahan di Mapolresta Banyuwangi untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut. Dan pelaku terancam Pasal 263 ayat (1) tentang Dugaan Pemalsuan Dokumen, dengan ancaman 6 tahun penjara.

Baca Juga :  Anak Sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka Positif Covid-19

Nasrun menambahkan, pihaknya kini tengah melakukan pengembangan penyelidikan guna menangkap satu orang pelaku lainnya yang masih dalam pencarian / daftar pencarian orang (DPO).” pungkas Kapolresta Banyuwangi AKBP. Nasrun Pasaribu.(BUT).

Loading...

Baca Juga