oleh

Tersangka Bisnis Investasi Bodong 1 M, Cewek 36 Tahun

SUARAMERDEKA.ID – Bisnis Investasi Bodong yang di dalangi seorang wanita berusia 26 Tahun hingga di perkirakan hampir mencapai satu Miliar, berhasil di bongkar Polresta Banyuwangi.

Bisnis yang di lakukan wanita berinisial Z baru beberapa bulan di geluti, yakni sejak Bulan November 2020 sampai Bulan Maret 2021. Hal ini berawal dari adanya kecurigaan salah satu anggota investasi tersebut, hingga salah satu anggota tersebut melaporkannya ke Polresta Banyuwangi.

Kapoltesta Banyuwangi Kombes Pol. Arman AS, menjelaskan kecurigaan itu karena ada sesuatu yang mengganjal di anggota.

” Berawal Curiga, kemudian melaporkan, di karenakan merasa ada sesuatu yang ganjal dan mencurigakan, akan tetapi Z sudah kami nyatakan menjadi tersangka dalam kasus ini, ” tegas Arman AS, dalam press conference, Selasa pagi (4/5/3021).

Saat dilakukan pendalaman, Petugas juga menemukan bukti ada keganjilan atas investasi yang sudah 4 bulan berjalan itu. Kecurigaan anggota investasi tambah kuat dengan adanya di setiap masing – masing anggota di berikan janji waktu yang berbeda.

Pelaku inisial Z ini adalah warga Kelurahan Lateng Banyuwangi, dan sudah berhasil mengkondisikan 260 orang yang di masukkan di Group Whatsappnya.

” Dalam hal penanaman modal investasi di mulai dari nominal yang paling terkecil yaitu Rp 100.000 dan di janjikan akan di lembalikan Rp 150.000, berarti jumlah keuntungan investasi tersebut jumlahnya 50 %, dan ini penanaman modalnya berbeda- beda, ” tegas Arman lagi.

Lanjut Arman, kita telah berhasil mengantongi beberapa bukti, diantaranya Uang dengan jumlah Rp 45 juta, Buku Rekap, beberapa buku tabungan dan Rekening Koran, yang terhitung sejak Bulan November hingga Bulan Maret 2021. Dan kasus ini akan terus di kembangkan, karena ada kemungkinan akan ada pelaku lain dan korban yang lain.” tambahnya.

Polresta Banyuwangi juga ada tempat pengaduan, silahkan apabila ada yang mau mengadu tentang bisnis investasi bodong, silahkan mendatangi SPKT.

Sementra beberapa korban juga mendatangi Mapolresta, diantara bernama Romi Zalfa, Romi berharap yeyrkait kasus ini Polresta akan semaksimal mungkin membatu mengusutnya sampai tuntas.

Atas perbuatannya, Z terjerat pasal 378 dan 372 tentang penipuan dan penggelapan. Dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.” pungkas Kapolresta Arman AS.(But).

Loading...

Baca Juga