oleh

Ratusan Mahasiswa Unpad Siap Penuhi DPR/MPR Aksi Nasional 24/9

SUARAMERDEKA.ID – Ketua BEM Kema Unpad, Imam Syahid memutuskan akan ikut bergabung dalam aksi nasional 24/9. Hal ini dilakukan setelah melakukan konsolidasi bersama 16 Fakultas serta mahasiswa Unpad secara umum dan terbuka,.

“Memutuskan untuk ikut serta dalam rangkaian Aksi Nasional 24 September 2019 di Gedung DPR-DPR RI Senayan,” kata Imam Syahid dalam keterangannya, Senin (23/9/2019).

Kemudian lebih lanjut ia menjabarkan ada 800 orang yang konfirm akan ikut dengan menumpang sebanyak 14 bus. Sebagai titik kumpul, mereka memutuskan di lapangan UKM Barat.

“Hingga update terakhir, jumlah massa yang akan diberangkatkan dari Kampus Unpad adalah sebanyak 800 orang dengan rencana keberangkatan menggunakan 14 Bus. Massa berkumpul di lapangan UKM Barat pukul 06.30 untuk terlebih dahulu melakukan briefing,”jelasnya

Adapun latar belakang mereka bergabung dalam aksi tersebut adalah bentuk kekecewaan terhadap pemerintah. Pemerintah dan parlemen dinilainya abai terhadap aspirasi rakyat khususnya dinamika dalam RUU KPK , KUHP dan lain-lain.

“Setelah melihat dinamika terbaru pasca persetujuan RUU KPK oleh Parlemen dan Pemerintah. Saat ini pemerintah terkesan tuli dan parlemen mati,” tambahnya.

Ada 4 poin yang menjadi sikap BEM Kema Unpad diantaranya pertama mengecam pengesahan RUU KPK dan Pelemahan terhadap Institusi KPK, kedua mengecam Pemerintah dan Parlemen atas pelecehan terhadap suara rakyat.

Ketiga menuntut penundaan pengesahan RUU bermasalah seperti RKUHP, RUU Pertanahan, RUU
Permasyarakatan ,sekaligus meminta profesionalitas Pemerintah dan Parlemen untuk tidak tergesa-gesa mengesahkan RUU bermasalah, keempat mereka menyeru mahasiswa Unpad dan Jawa Barat untuk bersama-sama mengawal Pemerintah dan Parlemen.

Kemudian Imam menjelaskan peranan BEM Kema Unpad sebagai koordinator dan ia sudah mendapat 12 kampus yang terkonfirmasi akan bergabung bersamanya dalam aksi nasional bersama.Aliansi Mahasiswa Se-Indonesia

“Setidaknya 12 kampus telah mengkonfirmasi akan bergabung. Antara lain , Poltekkes, Politeknik STTT, Ikopin, Politeknik TEDC, ITB, UPI, Universitas Telkom, Polban, Akamigas, STIMLOG, Al-Ghifar,”pungkasnya. (RYO)

Loading...

Baca Juga