oleh

Yosef Koton Buka Rakor dan Sinkronisasi Pengelolaan DAK Fisik Bidang Pendidikan SMA/SLB

SUARAMERDEKA.ID – Kepala Dinas Dikbudpora Provinsi Gorontalo Yosef Koton membuka kegiatan Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Pengelolaan Dana Alokasi Khusus Fisik Bidang Pendidikan SMA/SLB Tahun 2020. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari (18-19 Desember 2020) di Hotel Aston, Jumat (18/12/2020)

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kadis Dikbudpora Provinsi Gorontalo, Dr. Ir. Yosef P. Koton, M.Si, Kasubag Perencanaan, TP, dan Kerjasama, Since Ladji, S.Pd., Kepala Seksi Peserta Didik, Haspin Abaidata, dan seluruh Kepala Sekolah Se-Provinsi Gorontalo.

Dalam paparannya, Yosef Koton mengatakan ada  empat kompetensi yang harus dimiliki oleh Kepala Sekolah, Pendidik, dan siswa. Kompetensi bernalar, kompetiensi berkreasi dan berinovasi, kompetensi berkomunikasi, dan yang terakhir kompetensi berkalaborasi.

“Dan kita harus mampu mensinergikan keempat kompetensi tersebut,” kata Yosef Koton.

Lanjut orang nomor satu Dikbudpora Provinsi Gorontalo, saat ini, tidak cukup menagajarkan peserta didik dua tambah dua sama dengan empat. Menurutnya, narasi seperti ini kurang fungsional.

“Tapi kita harus mampu mengajarkan kepada peserta didik. Kalau kita membeli baju lima buah di Mall dengan mendapatkan potongan harga 10 persen. maka kita cukup membayar dengan nominal uang sekian. Ini lebih aplikatif dan funsional,” tuturnya.

Diakhir paparannya, ia memotivasi para Kepala Sekolah agar cerdas membuat proposal untuk kebutuhan sekolah.

“Kemas proposal itu sebaik mungkin agar menimbulkan daya tarik. Bangun komunikasi yang intens dengan seluruh stakeholder agar cita-cita sekolah yang ideal bisa terealisasi. Jangan lupa pantau terus data dapodik sekolah masing-masing. Karena ini adalah data yang yang paling ungen dalam hal penyaluran seluruh bantuan,” imbuhnya. (SUB)

Loading...

Baca Juga