oleh

Relawan Jokowi Usulkan MUI Keluarkan Fatwa Tak Puasa di Saat Corona

SUARAMERDEKA.ID – Relawan Jokowi mengusulkan agar Majelis Ulama Indonesia (MUI) atau Kementerian Agama (Kemenag) bisa mengeluarkan fatwa tidak berpuasa di saat ada virus corona baru (covid-19).

“Gue punya usul seandainya Bulan puasa yang akan tiba 17 hari lagi. Kemenag dan MUI buat fatwa utk memperbolehkan orang tidak berpuasa,” kata salah satu relawan Jokowi. Rudi Valinka di akun Twitter-nya @kurawa, Ahad (5/4/2020).

Menurut Rudi Valinka, orang yang tidak berpuasa di saat corona hanya dengan membayar fidyah (denda). “Orang tidak berpuasa dengan cara membayar Fidyah (denda) memberikan makan utk orang miskin. Ini cara yang paling ideal dalam kondisi sekarang,” ungkapnya.

Politisi Aljazair Noureddine Boukrouh meminta puasa ditunda saat corona.

Baca Juga :  Telat Lockdown, Apakah Indonesia Akan Seperti Itali? Opini Tony Rosyid

Sebagaimana dikutip dari pemberitaan di laman MiddleEastMonitor, Rabu (15/4/2020). Boukrouh pada intinya mengimbau agar ibadah puasa Ramadan tahun ini ditangguhkan dulu. Pertimbangannya menurutnya adalah karena “(puasa) memiliki risiko kesehatan dan dapat berkontribusi pada meluasnya coronavirus”.

Noureddine Boukrouh sendiri menyampaikan pendapat sekaligus imbauannya agar puasa ditunda itu lewat sebuah artikel berjudul. “Coronavirus dan Peradaban” yang diunggahnya di laman media sosial Facebook.

“Umat Muslim harus (memilih) menunda berpuasa, karena tubuh yang lapar bisa meningkatkan kerentanannya (terinfeksi) dan dapat memicu penyebaran Covid-19, atau (mereka) memilih untuk tetap berpuasa dengan risiko penyebaran lebih luas virus tersebut,” tulis mantan pimpinan Partai Pembaruan Aljazair itu. (AMN)

Loading...

Baca Juga