oleh

Keponakan Prabowo Subianto Ditangkap Karena Bobol ATM BCA?

SUARAMERDEKA – Beredar di dunia maya melalui website www.portal-indonesia.com dengan judul “Terungkap: Keponakan Prabowo Diringkus Polda Metro Jaya Karena Membobol Bank BCA”. Pria yang disebut sebagai keponakan capres 02 tersebut bernama Ramyadjie Priambodo. Disebutkan bahwa uang hasil membobol ATM BCA itu mengalir ke ormas Tidar dan adik Prabowo, Hashim Djojohadikusumo.

Kabar penangkapan Ramyadjie Priambodo tersebut dikonfirmasi oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad. Ia membenarkan Ramyadjie Priambodo sudah ditangkap oleh Polda Metro Jaya karena membobol ATM BCA. Ia juga membenarkan bahwa Ramyadjie adalah Bendahara Tunas Indonesia Raya (Tidar), organisasi sayap Partai Gerindra.

“Kalau penangkapan kami sudah konfirmasi, ya memang betul sudah ditangkap,” kata Dasco, seperti yang dilansir dari tempo.co, Minggu (17/3/2019).

Baca Juga :  Mahasiswa Tercyduk Polres Padangsidimpuan Saat Transaksi Narkoba
Namun, Dasco membantah kabar bahwa Ramyadjie adalah keponakan Prabowo. Ia mengatakan Ramyadjie bukan keponakan langsung Prabowo, melainkan kerabat jauh. Dasco sendiri mengaku tidak mengenal orangtua Ramyadjie.

“Enggak tahu anak dari siapa. Bukan keponakan langsung. Makanya namanya enggak pakai Djojohadikusumo,” jelas Dasco.

Direktur Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ini membantah kabar bahwa uang hasil membobol ATM BCA itu mengalir ke ormas Tidar. Ia juga membantah kabar bahwa uang tersebut mengalir ke adik Prabowo, Hashim Djojohadikusumo.

“Bahwa kemudian uang mengalir ke Tidar dan ke Pak Hashim, itu kami konfirmasi seratus persen tidak benar. Itu hoax,” tegas Dasco.

Lanjut Dasco, ia akan segera melakukan langkah-langkah hukum terhadap mereka yang meyebarkan hoax tersebut. Ia mengatakan bakal melaporkan pihak-pihak yang menyebarkan informasi itu ke polisi. Ia juga meminta kepolisian segera mengklarifikasi kabar bohong itu.

Baca Juga :  Defisit Anggaran 2 Tahun, FRPA Desak DPRD Banyuwangi Gelar Hearing

“Kami akan melaporkan akun-akun yang sudah mendiskreditkan Pak Hashim dan keluarga besar Gerindra,” tutup Dasco. (DVD)

Loading...

Baca Juga