oleh

Bandara Rendani Manokwari Operasikan 11 Rute Penerbangan Tahun 2019

SUARAMERDEKA – Unit Penyelengara Bandara UPBU Kelas II Rendani Manokwari, di Tahun Anggaran 2019. Telah membuka Rute penerbangan Perintis dengan 11 Rute penerbangan ke setiap Bandara Perintis. Rute Manokwari, Kabupaten Biak Numfor, Wondama, Anggi, Kebar, Bintuni, dan beberapa Bandara Perintis lainnya. Yang sekarang di kordinasikan di Bandara Rendani.

Dengan di hubungkannya 11 Rute penerbangan ini muda mudahan masyarakat bisa terlayani dengan baik dan aman. Hal tersebut disampaikan oleh Juli Mujiono selaku Kepala UPBU Bandara Rendani Monokwari. Saat di wawancara dengan media Suaramerdeka.id di ruang kerjanya, Senin (18/02/2019).

“Dengan di hubungkan 11 Rute Penerbangan harapanya ada dukunga dari Masyarakat, penerbangan ini benar benar sangat membantu, terutama di peruntukan bagi daerah yang terisolir susah di jangakau terbih kusus di Daerah Pegunungan yang susah dalam hubungan transportasi,” ujar Mujiono.

Pihak bandara Rendani bekerja sama dengan dua Maskapai untuk pelayanan 11 Bandara perintis walaupun dengan kapasitas yang terbatas. Akan tetapi Pihak bandara tetap berupaya agar Masyarakat bisa terlayani dengan baik, saat  ini 11 Rute Bandara perintis di layani dengan pesawat Susi Air dengan 2 pesawat  Sesna tipe 402 setiap hari.

“Ada yang melayani penerbangan 2 Minggu sekali bahkan 2 kali, ada juga yang melayani satu Minggu dua kali bahkan 3 Kali dengan tarif harga tiket paling tertinggi Rp 400,000 dan paling terendah Rp 200,000 tergantung dari jarak bandara yang di tempuh,” ucap Mujiono.

Rute pelayanan di sesuaikan dengan kebutuhan dan permintahan masyarakat, tidak bisa di sama ratakan. Yang kebutuhanya besar dan yang masih sepi. Pihak maskapai juga antisipasi jangan sampai rute penerbangan ada yang tidak terisi. Pada intinya ada asas kebutuhan maskapai untuk mengimbangi Oprasional penerbangan pesawat itu sendiri

“Mudah – mudahan sudah bisa berjalan lancar, dan bisa mendukung kebutuhan Masyarakat. Membantu pertumbuhan ekonomi di Daerah, mempermudah akses bagi Masyarakat yang berada di Daerah terpebcil. Tambah lagi untuk dukungan Logistik di 11 titik. Cakupan Wilayah Bandara Rendani Manokwari di manakala jalan darat susah di jangkau dengan Mobil. Bisa gunakan pesawat sehingga bisa mempermudah berbagai aspek kebutuhan,’ pungkas Mujiono. (JFS)

Loading...

Baca Juga