oleh

DAP Wilayah III Doberay Ingin Kapolda Papua Barat Orang Asli Papua

SUARAMERDEKA.ID – Anggot Dewan Adat Papua (DAP) wilayah III Doberay Provinsi Papua Barat Yan Warinusi meminta agar jabatan Kapolda Papua Barat diberikan kepada Orang Asli Papua. Koordinator bidang hukum dan hak asasi manusia ini menegaskan, hal ini sesuai dengan Undang-undang Otonomi Khusus yang ada.

Saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp, Jumat (4/9/2020), ia mengapresiasi langkah Negara Indonesia melalui Jaksa Agung RI dan Kapolri.

“Dimana kedua pejabat teras Papua Barat yaitu Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati-red) dan Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda-red) diberi kepercayaan kepada dua putera asal Maluku Tenggara yakni Jaksa senior DR. Wilhelmus Lingitubun, SH, MH sebagai Kajati Papua Barat dan Kombes Pol. Drs. Patrige Renwarin sebagai Wakapolda Papua Barat,” kata Yan Warinusi.

Namun menurut Yan Warinusi, hal ini tidak sesuai amanat pasal 48 ayat 5 UU RI No. 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua. Pasalnya, keduanya bukan Orang Asli Papua.

Terkait dengan hal ini, ia merasa cukup beralasan bagi masyarakat adat Papua memohon  ke Kapolri. Guna memberi kesempatan pada Perwira Tinggi berpangkat Jenderal Bintang Dua Orang Asli Papua (OAP). Untuk menduduki jabatan Kapolda Papua Barat.

“Yan Warinusi selaku Advokad dan anggota DAP Wilayah III Doberay, meminta Gubernur Papua Barat memberi pertimbangan dan persetujuan tertulis sesuai amanat UU Otsus Papua bagi hadirnya Kapolda Papua Barat (avirmative policy-red) bagi rakyat Papua di wilayah Papua Barat,” ujarnya. (OSB)

Loading...

Baca Juga