oleh

Elza Syarief: Ada Dugaan NM Cepu Polisi

SUARAMERDEKA.ID – Merasa di-bully habis-habisan oleh artis kontroversial NM, akhirnya dilaporkan advokat senior Elza Syarief ke Bareskrim Mabes Polri, Selasa (3/9/2019) siang. NM dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.

“Saya heran. Diduga ada 16 laporan ke Polda terhadap perempuan satu itu tidak berlanjut tuntas. Ada dugaan ia cepu polisi, silakan saja. Mungkin itu buat bantu ungkap kasus narkoba di kalangan artis. Kita semua sebagai warga negara boleh bantu tugas polisi. Tapi, kesalahan yang menyangkut dirinya tetap harus diproses,” tegas Elza Syarief di depan awak media.

Kehadiran Elza Syarief di Bareskrim Mabes Polri didampingi para penasehat hukumnya dari berbagai organisasi. Tercatat Advokat Bangsa Indonesia (ABI) yang diketuai oleh Rudy Silfa SH 8 orang. Sejumlah advokat dari Himpunan Advokat/Pengacara Indonesia (HAPI), Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) dan organisasi advokat lainnya juga ikut mendampingi.

“Saya ini diam awalnya bukan karena saya lemah. Mana mungkin saya lemah. Bagaimana bisa lemah karena 35 tahun jadi lawyer dan bisa dipercaya oleh klien kalau saya lemah menghadapi perempuan satu itu. Yang jelas saya beri ia pelajaran agar tidak sewenang-wenang terhadap orang lain,” lanjut Elza Syarief.

Laporan Elza Syarief diterima dengan nomor: STTL/425/IX/2019/Bareskrim tanggal 3 September 2019. Ketum ABI Rudy Silfa SH menjelaskan, Elza sengaja tidak secara rinci menjelaskan kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkannya itu. Hal tersebut merupakan kewenangan penyidik. Rasanya tidak pantas jika membeberkan poin-poin yang telah disampaikan ke polisi. Ia juga menerangkan bahwa kedatangan rekan-rekan advokat menyertai Elza Syarief ke Bareskrim Mabes Polri sebagai bentuk solidaritas antar pensehat hukum (PH).

“Kami menunjukkan solidaritas di antara PH. Sehingga mendukung mbak Elza melaporkan NM yang telah berbuat zalim terhadap sesama rekan seprofesi,” jelas Rudy Silfa.

Sementara itu Wasekjen ABI, Suta Widhya SH menjelaskan, laporan Elza Syarief tersebut terkait acara di salah satu stasiun televisi swasta nasional. Acara tersebut dipandu oleh host acara yang juga seorang pengacara senior. Ia menyampaikan, Elza Syarief merasa kecewa terhadap sikap host acara yang menurut Elza menganggap sepele peristiwa yang hampir mencelakakannya saat NM “menyerang” Elza.

Suta Widya menegaskan bahwa siapapun punya kedudukan yang sama dimata hukum. Terlepas dari dugaan NM sebagai seorang informan polisi, ia menegaskan meyakini bahwa petugas kepolisian akan bertindak secara profesional.

“Tidak benar NM kebal hukum. Lihat saja sebentar lagi proses polisi berjalan sesuai semboyan promoter. Bakal sadar juga NM bila proses hukum berjalan sesuai prosedur,” ujar Suta Widhya. (AMN)

 

Loading...

Baca Juga