SUARAMERDEKA.ID – Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Dikmen) pada Dinas Pendidikan Banyuwangi, Didik Eko W, diduga tidak balance dalam melaksanakan tugas di lembaga SMP negri dan SMP swasta.
Didik terlihat banyak condong ke SMP negri dari pada di SMP swasta. Pasalnya activitas tugas Kabid Dikmen seperti menganak emaskan SMP negri.
Dua dari sekian puluh lembaga SMP swasta di Banyuwangi, menuturkan kalau Kabid Dikmen dirasa kepala SMP swasta semena mena.
Seperti satu contoh adanya rapat jajaran SMP swasta, pihak kepala sekolah pemberitahuan undangan dari Diknas kabupaten, melalui Dikmen itu waktunya mefet/ mendesak, karena pemberitahuan itu sore hari, malam hari.
Sementara Kabid Dikmen saat mengundang rapat untuk kepala SMP negri (H-2) sudah ada pemberitahuan undangan.
” Kita ini lembaga sekolah swasta di bawah naungan yayasan. Artinya kalau pihak Diknas mengundang hadirkan Kepala SMP swasta, undangan dua, tiga hari harusnya sudah di edarkan atau di japri lewat WhatsApp seluler. Jadi kita bisa mengagendakan waktu.
Kalau undangan pemberitahuan lewat WhatsApp dadakan, kadang pihak kami sudah ada agenda pertemuan atau rapat dengan pihak yayasan, kadang pihak desa atau kecamatan. Sementara undangan rapat Dispendik dengan hari yang sama, mengundang hadirkan Kepala SMP swasta tidak boleh diwakilkan.” kata kepala SMP swasta yang tidak menyebutkan jati dirinya, Minggu lalu.
Secara terpisah kepala SMP swasta yang lain juga mengakui hal itu, karena dirasa sejak Kabid Dikmen baru menjabat, lembaga sekolah SMP swasta waktu itu ada rapat bertempat di Pendopo Shaba Swagata Banyuwangi. Dan dari pihak kita pemberitahuan hanya kepada kepala Dinas Pendidikan, Suratno.
“Sepertinya Kabid Dikmen Didik tidak balance dalam melaksanakan tugas antara SMP negeri dan SMP swasta, diduga ketersinggungan faktor tidak di pamiti atau tidak di beri tau saat lembaga SMP swasta pertemuan di Pendopo, yang menjadikan kesingkrunan dan kurang harmonis hingga sekarang.” tambah kepala SMP swasta yang lain.
Kepala Dinas Pendidikan Suratno saat di konfirmasi terkait kurang singkrunya Kabid Dikmen dengan jajaran kepala SMP swasta, mengatakan itu mungkin Miss saja.
Biar, waktu dekat ini Kabid Dikmen Didik saya panggil.
“Itu mungkin hanya Miss komunikasi aja. Waktu dekat atau besok Kabid Dikmen saya panggil untuk meluruskan apa ya dirasa kepala SMP swasta, biar clear.” kata Suratno, pekan kemarin.
Sementara Kabid Dikmen, Didik, di hubungi via WhatsApp selalu membalas dinas luar, dan terakhir tadi Kamis (4/12/2025) minta waktu konfirmasi sama sekali tidak respon.(BUT).






