oleh

Pelajar SMP Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Tunggal Depan SPBU Gajah Mada

SUARAMERDEKA.ID — Lagi kecelakaan lalu lintas, korban pelajar SMP, bernama QRA (16) meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Gajah Mada, tepatnya di depan Resto Hedon / depan SPBU Kelurahan Penataban, Kecamatan Giri, Kabupaten Banyuwangi, Senin (2/3/2026).

Korban kecelakaan tunggal merupakan warga Kelurahan Penganjuran, Kecamatan Banyuwangi, mengendarai sepeda motor Honda CBR bernomor polisi P-2249-WM dari arah selatan ke utara. Saat tiba di lokasi, di depannya terdapat kendaraan mobil yang hendak berbelok ke kanan, sementara sebuah kendaraan pick up di belakang mobil tersebut berupaya menghindar ke kiri.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, Ipda Andi Restu Darmawan, mengatakan korban diduga melaju dengan kecepatan tinggi sehingga tidak dapat mengendalikan kendaraannya saat jarak sudah terlalu dekat.

“Pengendara berusaha menghindar namun kehilangan kendali, kemudian terjatuh ke kiri dan terpental hingga membentur pohon di bahu jalan sebelah barat.” terang Ipda Restu.

Akibat benturan tersebut, korban mengalami luka di bagian kepala dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Blambangan.

Polisi juga menyampaikan bahwa korban belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) karena masih di bawah umur.

Dalam peristiwa ini, tidak ada korban luka lainnya. Kerugian materiil diperkirakan sekitar Rp1 juta. Kasus kecelakaan tersebut kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi.

Seringnya laka lantas terjadi pada anak pelajar SMP, seharusnya pihak Dinas Pendidikan bidang Dikmen bersosialisasi pada sekolah, bahwa berangkat sekolah cukup di antar jemput atau naik angkot, untuk keselamatan jiwa.

Kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, untuk tidak mengizinkan anak yang belum cukup umur mengendarai kendaraan bermotor demi keselamatan bersama. (BUT)

Loading...