oleh

Supir Test Urine saat Polres Tapsel Razia Gabungan

SUARAMERDEKA.ID – Personil Polres Tapanuli Selatan adakan razia gabungan melakukan test urine pada supir angkutan umum. Razia berlangsung di Kelurahan Pintupadang, Kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan Provinsi Sumatera Utara, Selasa (21/5/2019) pukul 09.00 WIB

Razia gabungan dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Tapsel Kompol Sutoyo yang didampingi oleh Kasat Resnarkoba AKP Zulfikar. Kasat Lantas AKP Muriyasnal, Kasat Sabhara AKP Eddy Sudrajat, dan Kapolsek Batang Angkola AKP Yuswanto juga hadir bersama 66 Orang personil gabungan.

Dari kegiatan tersebut unsur razia gabungan tersebut terdiri dari, Personil Polres Tapsel 41 Orang, BNNK Tapsel 3 Orang, TNI 2 Orang, Sup Denpom ½-3 PSP 2 Orang, Dinas Perhubungan Kabupaten Tapsel 8 Orang dan Satpol PP Kabupaten Tapsel 10 Orang.

Menurut Kabag Ops Polres Tapsel Kompol Sutoyo,Test Urine dilakukan terhadap 20 supir angkutan umum secara acak. Razia gabungan juga sekaligus dilakukan dengan pemeriksaan kelengkapan surat-surat dan barang bawaan kendaraan.

“Kita melakukan kegiatan razia gabungan test urine terhadap para supir yang mengenderai mobil baik kenderaan pribadi maupun kenderaan umum. Dalam rangka memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat. Khususnya dalam Pelaksanaan Ibadah Puasa di Bulan Suci Ramadhan 1440 H dan Merayakan Idul Fitri 1440 H,” ujar Kabag Ops Kompol Sutoyo.

Ditambahkannya, dalam kegiatan razia tersebut, pihaknya melakukan test urine secara acak terhadap pengemudi mobil sebanyak 20 orang. Hasilnya, menemukan 2 orang supir kenderaan yang positif narkotika. Selanjutnya diserahkan oleh Sat Resnarkoba Polres Tapanuli Selatan ke pihak BNNK Tapsel untuk dilakukan rehab.

Sementara itu ditempat terpisah, Ketua (Serikat Pengemudi Angkutan Bermotor Seluruh Indonesia) SPABSI Tapanuli Selatan Parlaungan Harahap, sangat senang mendengar kegiatan tersebut. Ditemui disalah satu kedai kopi seputaran Terminal Hutaimbaru, ia berharap agar pihak BNNK Tapsel agar lebih giat lagi dalam kegiatan seperti ini.

“Karena bagaimanapun uupir mempunyai tanggung jawab nyawa penumpang. Demikian juga berlalulintas jangan orang lain celaka akibat kelalaian kita. Kita juga dari serikat tetap menyampaikan hal itu kepada anggota. Dengan slogan, “sayangi keluarga dengan cara jangan mendekati narkoba”,” ujarnya. (EJD)

Loading...

Baca Juga