oleh

PP GPI Apresiasi Presiden, Siap Dampingi Erick Thohir di Isu Kepemudaan

SUARAMERDEKA.ID – Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP GPI) menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang telah menunjuk Erick Thohir sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dalam Kabinet Merah Putih.

Langkah ini dinilai sebagai keputusan strategis yang menunjukkan kepercayaan penuh Presiden terhadap figur yang sudah teruji dalam dunia olahraga dan manajemen nasional.

Ketua Umum PP GPI, Khoirul Amin, SH. MH, dalam keterangannya menilai bahwa Erick Thohir adalah sosok yang tepat dalam mengelola sektor olahraga, mengingat rekam jejaknya yang panjang baik di level nasional maupun internasional.

Namun demikian, Khoirul Amin juga mengingatkan bahwa ruang kepemudaan memiliki tantangan tersendiri yang tidak bisa disamakan dengan urusan olahraga semata.

“Kami mengapresiasi keputusan Presiden Prabowo yang mempercayakan amanah ini kepada Bapak Erick Thohir. Beliau memang paham betul dunia olahraga, tapi kami melihat bahwa aspek kepemudaan juga memerlukan pendekatan khusus yang berbasis pengalaman sosial, gerakan kebangsaan, dan pemberdayaan generasi muda Indonesia. Karena itu, GPI siap memberikan masukan dan berdialog terkait isu-isu kepemudaan agar program Menpora ke depan lebih menyentuh kebutuhan dasar anak muda,” Ujar Khoirul Amin saat dirinya di konfirmasi oleh awakmedia di Jakarta, Rabu (17/09/2025).

Menurutnya, kepemudaan Indonesia tengah menghadapi tantangan serius, mulai dari problem pengangguran, rendahnya literasi digital yang produktif, hingga kerentanan terhadap arus radikalisme dan narkoba.

Oleh sebab itu, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di bawah kepemimpinan Erick Thohir harus mampu menjadi lokomotif kebijakan yang menyinergikan dunia pendidikan, lapangan kerja, dan ruang kreatif anak muda.

Khoirul Amin menegaskan bahwa Gerakan Pemuda Islam akan selalu siap menjadi mitra kritis sekaligus konstruktif bagi pemerintah.

GPI mendorong agar Erick Thohir tidak hanya berfokus pada pencapaian prestasi olahraga semata, tetapi juga menjadikan Kemenpora sebagai wadah besar untuk melahirkan generasi muda yang berdaya saing, mandiri, dan berkarakter kebangsaan.

“GPI sejak dulu konsisten berdiri di garda terdepan memperjuangkan isu kepemudaan. Maka ketika Presiden mempercayakan jabatan ini kepada Erick Thohir, kami melihat ada ruang sinergi. Erick harus membuka pintu selebar-lebarnya untuk berdialog dengan organisasi kepemudaan, termasuk GPI, agar kebijakan yang lahir benar-benar pro terhadap generasi muda,” Tambahnya.

Dalam konteks politik kebangsaan, langkah Presiden Prabowo menempatkan Erick Thohir di kursi Menpora dinilai sebagai bagian dari strategi besar untuk memastikan pembangunan sumber daya manusia tidak hanya fokus pada fisik dan olahraga, tetapi juga pada pembentukan karakter, kreativitas, dan kepemimpinan pemuda.

Khoirul Amin menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa GPI akan terus mengawal jalannya pemerintahan secara objektif.

Kritik yang konstruktif dan dukungan yang tulus akan selalu diberikan demi tercapainya cita-cita bangsa sebagaimana diamanatkan dalam konstitusi. (MUN)

Loading...