oleh

Bupati Jepara Suap Hakim Agar Menang Praperadilan

SUARAMERDEKA – Kelakuan buruk dilakukan oleh Bupati Jepara periode 2017-2022 Ahmad Marzuki (AM), dirinya ditangkap bersama dengan Lasito (LAS) Hakim pada pengadilan Negeri Semarang.

AM yang sudah menjadi tersangka dan sedang disidik perkara kasus korupsinya oleh pihak Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah mengajukan permohonan Praperadilan ke Pengadilan Negeri (PN) Semarang dengan register perkara nomor : 13/Pid.Pra/2017/PN.smg.

“AM mencoba mendekati Hakim Tunggal LAS melalui panitera muda di PN Semarang,” Ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah dikantornya.

Dan sudah bisa diduga Hakim Tunggal LAS pun mengabulkan gugatan Praperadilan AM. Dan penetapan tersangka AM tidak sah dan batal demi hukum. KPK yang menerima informasi tentang ketidakberesan putusan Praperadilan pun bergerak dan berhasil menangkap Bupati AM, Hakim LAS.

Baca Juga :  Wakil Tuhan Kembali Ditangkap KPK 

“Sejak proses Penyidikan pada 27 November 2018 KPK telah melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi pada hari Selasa-Rabu (4-5 Desember 2018) diantaranya, Kantor Bupati Jepara, Kantor Dinas Bupati di Jepara, Rumah pribadi Bupati di Jepara, Rumah Hakim di Solo, Kantor Pengacara di Solo, dan Rumah Hakim di Semarang,” kata Febri.

“KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan. Dan menetapkan 2 orang sebagai tersangka. Yaitu, Ahmad Marzuki Bupati Jepara periode 2017-2022 dan Lasito Hakim pada Pengadilan Negeri Semarang,” ucap Febri

LAS sebagai pihak yang diduga penerima, disangkakan melanggar pasal 12 huruf c atau pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999. Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001. Dan AM sebagai pihak yang diduga pemberi disangkakan melanggar Pasal 6 ayat (1) huruf a atasu Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999. Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001. (MIL)

Loading...

Baca Juga