oleh

DPU CKPP Siap Route Jalan Banyuwangi Internasional Tour de Ijen 2024

SUARAMERDEKA.ID – UPTD Wilayah Banyuwangi di bawah kendali Dinas pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan dan Pemukiman (DPU CKPP) dalam tupoksi activitas memutuskan jalan berlobang dan penahan jalan serta jembatan yang ambrol, gencar dilakukan. Pasalnya. Bulan Juli route jalan di lingkungan UPTD Wilayah Banyuwangi akan dilalui balap sepeda Banyuwangi Internasional Tour de ijen.

UPTD Wilayah Banyuwangi yang memiliki wilayah cukup luas, dengan enam kecamatan, diantaranya kecamatan Wongsorejo salah satu kecamatan yang menyambungkan jalan nasional Banyuwangi – Situbondo, kecamatan Licin, merupakan kecamatan ujung barat menghubungkan Banyuwangi – Bondowoso lintas kawasan Taman Nasional Ijen, kecamatan Kalipuro wilayahnya di bibir selat Bali penghubung Banyuwangi – Pulau Bali, kecamatan Giri, kecamatan Banyuwangi dan kecamatan Glagah.

Plt. Kepala DPU CKPP, Suyanto Waspo T, melalui kepala UPTD Wilayah Banyuwangi, Yulian mengatakan tupoksi activitas kita tahu. 2024 selain rutinitas berburu jalan berlobang, terkait musim hujan, kita menangani saluran dalam kota untuk pembersihan demi mengantisipasi melubernya arus air.

” Tahun ini kita selain rutinitas tupoksi, yang kita utamakan pembersihan saluran air di bawah trotoar, gunanya saat hujan turun bisa melancarkan arus air dan membantu mengantisipasi melubernya air dari trotoar. Selain itu Banyuwangi Juli punya acara internasional Tour de Ijen, secara otomatis semua toute yang di lalui, utamanya di wilayah UPTD kita, kita upayakan maximal semua jalan non berlobang.” terang Yulian.

Yulian menambahkan, UPTD Wilayah Banyuwangi selain kita sesuai rutinitas tupoksi, kita juga siap dan ready petugas, saat ada laporan masyarakat terkait jalan rusak / berlobang serta lampu penerangan jalan umum (LPJU) mati / putus.

” Selain pekerjaan rutinitas kita punya ready tenaga, kapan pun di perlukan, saat ada pengaduan, pelaporan masyarakat yang bersifat Scala kecil, seperti jalan berlobang, jembatan ambrol, penahan bahu jalan ambrol, saat itu kita tangani.

Pengaduan dan laporan masyarakat mayoritas menggunakan WhatsApp ke UPTD Wilayah, kadang ke Dinas langsung.
Kalau ke kita, ya tenaga ready Otw lokasi, kalau pelaporan masyarakat ke Dinas, kita tunggu perintah dinas, kecuali pelaporan LPJU mati atau putus, pelaporan masyarakat ke UPTD langsung saya tidak lanjut ke dinas dan penanganan dinas. Infrastruktur penangan kita dalam perawatan.” pungkas Yulian , yang activitas ASN nya lama mengabdi di Humas Pemda.(BUT).

Loading...