oleh

Kapal Pesanan Pemkab Tak Kunjung Datang, DPRD SBB Panggil Kadishub

SUARAMERDEKA.ID – Komisi III DPRD SBB (Kabupaten Seram Bagian Barat) memanggil Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Peking Calling SH untuk meminta kejelasan terkait keterlambatan pengadaan kapal Dishub. Sesuai kontrak, kapal yang dianggarkan seharga 7,1 miliar ini seharusnya sudah ada di Pelabuhan Piru pada Desember 2020 lalu.

Demikian disampaikan Ketua Komisi III DPRD SBB Abu Silawane S.Sos., M.Si., usai menggelar hearing (dengar pendapat) dengan Kadishub SBB, Senin (22/2/2021). Ia menjelaskan, Komisi III memanggil Kadishub SBB karena hingga hari ini belum ada kepastian kapan kapal tersebut datang. Sesuai kontrak dengan pihak ketiga, seharusnya pengerjaan selesai sebelum Desember 2020.

“Atas dasar itu makanya dipanggil Kadis Perhubungan untuk dimintai kejelasannya,” kata Abu Silawane saat dikonfirmasi melalui pesan WA, Senin (23/2/2021).

Politisi Gerindra ini meminta pihak Dishub harus selalu berkoordinasi dengan pihak ketiga setiap saat. Sehingga memerka tahu persis perkembangan dan kelancaran pekerjaan kapal dimaksud.

“Kami minta agar di bulan Maret minggu kedua, kapal dimaksud sudah dalam posisi perjalanan dari lokasi pembuatan menuju Dermaga Piru,” imbuhnya.

Ia menegaskan, jika pemanggilan ini tidak segera ditindaklanjuti, ia memastikan, dirinya selaku Ketua Komisi III DPRD SBB akan mengunjungi pihak ketiga secara langsung.

“Dan apabila ditemui persoalan, maka komisi III DPRD Seram Bagian Barat tidak akan ada toleransi dan meminta untuk dilakukan audit,” tegas Abu Silawane.

Ia menambahkan, berdasarkan penuturan Kadishub SBB saat hearing tersebut, dikatakan bahwa keterlambatan terjadi karena ada kesalahan teknis.

“Ada kesalahan teknis yang pada akhirnya sedikit keterlambatan. Terkait tempat pemasangan mesin. Karena posisi mesin agak ke bagian depan badan kapal. Dan untuk sementara, ada pada posisi persiapan pemasangan mesin pada kapal,” kata Kadishub SBB seperti yang disampaikan Abu Silawane.

Disampaikan pula, Peking Calling mengaku, pekerjaan sudah pada tahap penyelesaian 80 persen dengan perhitungan 100 persen adalah jika kapal yang dipesan sudah tiba di Dermaga Piru. Adapun terkait realisasi anggaran, menurut Abu Silawane, Kadishub mengaku sudah menyerahkan 60 persen kepada pihak ketiga.

“Sisa dari anggaran di maksud akan dilunasi pada saat  penyelesaian kapal,” ungkap Peking Calling seperti yang disampaikan Abu Silawane. (SMS)

Loading...

Baca Juga