oleh

Kapolres Salatiga Pastikan Akan Pidanakan Anggota Yang Pakai Narkoba

SUARAMERDEKA.ID – Kapolres Salatiga AKBP Rahmat Hidayat memastikan pihaknya tidak akan melindungi semua anggota polisi yang berada di jajarannya jika tersandung kasus narkoba. Sesuai perintah kapolri, perang melawan narkoba harus dimulai dari internal kepolisian terlebih dahulu.

AKBP Rahmat Hidayat menjelaskan, narkoba adalah musuh bersama masyarakat dunia. Semua pihak saat ini tengah berjuang untuk memberantas narkoba. Karenanya, sudah sepantasnya aparat kepolisian sendiri menjadi yang terdepan dalam perlawanan perang melawan narkoba.

“Kemarin pagi dilaksanakan pengetesan urine ke semua 15 personil Sat Narkoba,” kata Kapolres Salatiga saat ditemui di ruangannya, Senin (22/2/2021).

Ia melanjutkan, tes urine yang dilakukan Polres Salatiga tidak dilaksanakan secara terbuka seperti tes covid-19. Kapolres Salatiga juga memastikan, seluruh jajaran akan dites urine tidak sama dengan penjadwalan seperti pelaksanaan vaksinasi.

“Kalau yang ini saya laksanakan tes urine dadakan di unit dan fungsi yang ada. Termasuk di 4 Polsek yang ada di Polres Salatiga. Untuk memastikan anggota itu tidak main-main. Kapanpun mereka pasti harus siap di tes urine-nya,” imbuhnya.

Ia mengaku bersyukur karena pada saat tes urine tersebut tidak ada satupun jajaran Polres Salatiga yang kedapatan positif menggunakan narkoba.

“Alhamdulilah tidak ada satupun terbukti positif. Artinya semua bersih. Dimulai dari anggota narkoba, mereka sudah komitmen untuk bersih dari narkoba,” ucapnya.

AKBP Rahmat Hidayat menekankan, ke depan, pihaknya akan melaksanakan pengecekan uji urine ke semua fungsi ke semua Polsek tidak terjadwal. Artinya sewaktu-waktu ia akan memerintahkan untuk melakukan pengecekan ke Polsek jajaran. Hal ini untuk memastikan tidak ada anggotanya yang secara sengaja ingin menghindar dari tes urine yang dilakukan secara terjadwal.

“Bila tahu, bisa saja yang bersangkutan pura-pura sakit, memaksakan diri tugas keluar. Jadi melaksanakan tes urine secara random, acak. Baik waktu, tempat dan personilnya,” ujar AKBP Rahmat Hidayat.

Kapolres Salatiga ini menuturkan, perang terhadap narkoba sudah menjadi komitmen bersama. Karenanya, ia memastikan tidak ada toleransi dengan narkoba. Jika ada anggota yang tersandung narkoba, maka semua tindakan akan diambil sesuai dengan petunjuk Kapolri.

“Kita akan pidanakan. Sidang kode etik. Apakah yang bersangkutan masih layak dipertahankan. Kalau sudah tidak layak, kita tidak akan melindungi oknum yang bermain dengan narkoba,” tutup AKBP Rahmat Hidayat. (SST)

Loading...

Baca Juga